News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Roman Abramovic, yang selama ini populer dikenal sebagai pemilik klub Chelsea FC, baru-baru ini mengucurkan dana investasi sebesar 70 juta poundsterling, setara Rp1 triliun, untuk Truphone, operator seluler berskala internasional yang menawarkan tarif lokal untuk segala sambungan luar negeri.
Dengan kocek investasi sebesar itu, Gigaom melansir, Senin 3 Februari 2013, Abramovich hanya menguasai 23,3 persen saham di perusahaan yang berbasis di London, Inggris, itu.
Tentu saja, porsi itu tidak sebesar kepemilikan sahamnya di salah satu klub sepakbola terpopuler di English Premier League (EPL), Chelsea FC. Di Chelsea, milyarder berdarah Rusia itu menguasai lebih dari 90 persen saham kepemilikan.
Namun, banyak yang berpendapat, jumlah itu cukup besar untuk sebuah perusahaan startup yang baru berusia enam tahun.
Siapa Truphone
Di tahun 2006, Truphone muncul sebagai pesaing kuat Skype. Perusahaan ini mengembangkan piranti lunak ponsel yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan panggilan internasional murah via jaringan Wi-Fi. Platform yang digunakan adalah VoIP (Voice over Internet-Protocol).
Berjalan empat tahun, perusahaan startup ini berubah wajah menjadi operator jaringan virtual (mobile virtual network operator/MVNO). Seiring berubahnya bisnis model, operator ini menciptakan kartu SIM internasional yang bisa aktif di berbagai jaringan di beberapa negara.
Dengan ""kartu sakti"" tersebut, pelanggan Truphone yang berada di AS, Inggris, dan Australia, bisa menikmati panggilan internasional dengan tarif murah atau tarif lokal.
Pasca mendapat kucuran dana segar dari sejumlah investor, Truphone berencana melebarkan sayap bisnisnya di Spanyol, Hong Kong, Belanda, Polandia, dan Jerman tahun ini.
Untuk merealisasikannya, Truphone akan bernegosiasi dengan operator-operator di tiap negara. Negosiasi itu akan membahas seputar besar kapasitas yang tersedia untuk Truphone di jaringan tiap operator."
Dengan kocek investasi sebesar itu, Gigaom melansir, Senin 3 Februari 2013, Abramovich hanya menguasai 23,3 persen saham di perusahaan yang berbasis di London, Inggris, itu.
Tentu saja, porsi itu tidak sebesar kepemilikan sahamnya di salah satu klub sepakbola terpopuler di English Premier League (EPL), Chelsea FC. Di Chelsea, milyarder berdarah Rusia itu menguasai lebih dari 90 persen saham kepemilikan.
Namun, banyak yang berpendapat, jumlah itu cukup besar untuk sebuah perusahaan startup yang baru berusia enam tahun.
Siapa Truphone
Di tahun 2006, Truphone muncul sebagai pesaing kuat Skype. Perusahaan ini mengembangkan piranti lunak ponsel yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan panggilan internasional murah via jaringan Wi-Fi. Platform yang digunakan adalah VoIP (Voice over Internet-Protocol).
Berjalan empat tahun, perusahaan startup ini berubah wajah menjadi operator jaringan virtual (mobile virtual network operator/MVNO). Seiring berubahnya bisnis model, operator ini menciptakan kartu SIM internasional yang bisa aktif di berbagai jaringan di beberapa negara.
Dengan ""kartu sakti"" tersebut, pelanggan Truphone yang berada di AS, Inggris, dan Australia, bisa menikmati panggilan internasional dengan tarif murah atau tarif lokal.
Pasca mendapat kucuran dana segar dari sejumlah investor, Truphone berencana melebarkan sayap bisnisnya di Spanyol, Hong Kong, Belanda, Polandia, dan Jerman tahun ini.
Untuk merealisasikannya, Truphone akan bernegosiasi dengan operator-operator di tiap negara. Negosiasi itu akan membahas seputar besar kapasitas yang tersedia untuk Truphone di jaringan tiap operator."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





