News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Produsen BlackBerry (BB) telah resmi perkenalkan dua tipe ponsel pintar (smartphone) yang berbasis sistem operasi (OS) teranyar, BlackBerry 10. Kendati diperkenalkan di AS, smartphone asal Kanada itu akan dijual pertama kali di Inggris.
Menurut kantor berita Reuters, dua varian terbaru BB diperkenalkan langsung oleh Presiden dan Kepala Eksekutif Korporat Research in Motion (RIM), Thorsten Heins, di Kota New York pada Rabu siang waktu setempat. Dua varian itu adalah Z10 berukuran layar 4,2 inci dan Q10 berukuran layar 3,1 inci.
Inggris akan menjadi lokasi pertama penjualan BB Z10 bersama dengan peluncuran resmi di London hari ini, ungkap stasiun berita BBC. Kanada dan Uni Emirat Arab baru mulai menjualnya Februari, sedangkan AS sendiri pada Maret mendatang.
Ponsel Z10 seluruhnya layar sentuh, sedangkan Q10 masih dilengkapi keyboard - yang merupakan ciri khas BlackBerry. Heins, mengungkapkan bahwa OS BB 10 ini benar-benar berbeda dari platform-platform pesaing.
""Dua tahun lalu, kami harus membuat keputusan yang sangat serius. Mengadaptasi platform orang lain atau membuatnya sama sekali baru dari nol untuk BlackBerry. Kami memutuskan membuatnya dengan ciri khas sendiri,"" kata Heins.
Demi mendukung popularitas BB 10 di pasar global, RIM - yang berganti nama korporat menjadi BlackBerry - mengungkapkan telah menambah lebih dari 70.000 aplikasi ke menu BlackBerry World app store. Ini termasuk aplikasi populer seperti Skype, Angry Birds, Facebook, dan Whatsapp.
Selain itu BB10 juga menawarkan aplikasi khusus musik, siaran TV, dan film. Namun belum ada aplikasi YouTube.
Bagi kalangan pengamat, peluncuran smartphone baru berbasis BB 10 ini bisa menjadi pertaruhan terakhir BlackBerry untuk tetap bertarung di pasar smartphone. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan BlackBerry terus menurun.
""Kemungkinan besar produk baru itu merupakan upaya terakhir untuk tetap memberi kiprah yang berarti di pasaran,"" kata Alexander Peterc, pengamat teknologi di BNP Paribas kepada BBC."
Menurut kantor berita Reuters, dua varian terbaru BB diperkenalkan langsung oleh Presiden dan Kepala Eksekutif Korporat Research in Motion (RIM), Thorsten Heins, di Kota New York pada Rabu siang waktu setempat. Dua varian itu adalah Z10 berukuran layar 4,2 inci dan Q10 berukuran layar 3,1 inci.
Inggris akan menjadi lokasi pertama penjualan BB Z10 bersama dengan peluncuran resmi di London hari ini, ungkap stasiun berita BBC. Kanada dan Uni Emirat Arab baru mulai menjualnya Februari, sedangkan AS sendiri pada Maret mendatang.
Ponsel Z10 seluruhnya layar sentuh, sedangkan Q10 masih dilengkapi keyboard - yang merupakan ciri khas BlackBerry. Heins, mengungkapkan bahwa OS BB 10 ini benar-benar berbeda dari platform-platform pesaing.
""Dua tahun lalu, kami harus membuat keputusan yang sangat serius. Mengadaptasi platform orang lain atau membuatnya sama sekali baru dari nol untuk BlackBerry. Kami memutuskan membuatnya dengan ciri khas sendiri,"" kata Heins.
Demi mendukung popularitas BB 10 di pasar global, RIM - yang berganti nama korporat menjadi BlackBerry - mengungkapkan telah menambah lebih dari 70.000 aplikasi ke menu BlackBerry World app store. Ini termasuk aplikasi populer seperti Skype, Angry Birds, Facebook, dan Whatsapp.
Selain itu BB10 juga menawarkan aplikasi khusus musik, siaran TV, dan film. Namun belum ada aplikasi YouTube.
Bagi kalangan pengamat, peluncuran smartphone baru berbasis BB 10 ini bisa menjadi pertaruhan terakhir BlackBerry untuk tetap bertarung di pasar smartphone. Dalam beberapa tahun terakhir, penjualan BlackBerry terus menurun.
""Kemungkinan besar produk baru itu merupakan upaya terakhir untuk tetap memberi kiprah yang berarti di pasaran,"" kata Alexander Peterc, pengamat teknologi di BNP Paribas kepada BBC."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





