News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Produsen perangkat dan layanan BlackBerry, Research In Motion (RIM) baru saja meluncurkan perangkat berbasis BlackBerry 10 dengan meluncurkan BlackBerry Z10 dan Q10.
Dalam peluncuran ini, CEO RIM Thorsten Heins juga mengumumkan perubahan nama perusahaan menjadi BlackBerry. Apa alasannya?
""Pelanggan kami menggunakan BlackBerry, karyawan kami bekerja untuk BlackBerry. Mulai hari ini kami adalah BlackBerry, "" jelas Heins dalam peluncuran BlackBerry 10 di New York tadi malam, seperti dilansir Cnet, Kamis 31 Januari 2013.
Nama baru BlackBerry diikuti dengan moto perusahaan yang baru, One Brand, One promise. Mulai saat itu juga, Heins mengatakan, nama BlackBerry menjadi nama resmi perusahaan. ""Kami adalah BlackBerry di manapun di dunia ini,"" ujarnya, Wired melansir.
Perubahan nama ini diikuti perubahan kode perusahaan di lantai bursa saham. Di saham Nasdaq, perusahaan asal Kanada itu mengganti nama RIMM menjadi BBRY, sementara di bursa TSK nama yang tertera yaitu BB.
Keputusan perubahan nama ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, RIM pernah mengakui, pelanggan selama ini lebih mengenal nama BlackBerry ketimbang RIM.
Perubahan nama juga disinyalir sebagai salah satu upaya perusahaan untuk menaikkan pamor BlackBerry untuk bersaing dengan Android dan Apple, yang posisinya kian kuat.
Meski perubahan nama dianggap sebagai keputusan strategis, Hayes Routh, direktur pemasaran perusahaan branding Landor Associates mengatakan, untuk bersaing kembali dengan kompetitor, nama baru tidaklah cukup.
""Masalah yang mereka punya selama ini adalah bahwa mereka sudah memiliki dua nama untuk sebuah produk yang hanya satu saja,"" kata Hayes Routh pada Wired.
""Kembali memperkenalkan ke dunia, apa yang dimaksud RIM dan siapa mereka sebenarnya adalah perjuangan yang berat dari awal,"" jelasnya.
Namun, sampai saat ini, BlackBerry masih mencatumkan nama RIM di dalam situs BlackBerry."
Dalam peluncuran ini, CEO RIM Thorsten Heins juga mengumumkan perubahan nama perusahaan menjadi BlackBerry. Apa alasannya?
""Pelanggan kami menggunakan BlackBerry, karyawan kami bekerja untuk BlackBerry. Mulai hari ini kami adalah BlackBerry, "" jelas Heins dalam peluncuran BlackBerry 10 di New York tadi malam, seperti dilansir Cnet, Kamis 31 Januari 2013.
Nama baru BlackBerry diikuti dengan moto perusahaan yang baru, One Brand, One promise. Mulai saat itu juga, Heins mengatakan, nama BlackBerry menjadi nama resmi perusahaan. ""Kami adalah BlackBerry di manapun di dunia ini,"" ujarnya, Wired melansir.
Perubahan nama ini diikuti perubahan kode perusahaan di lantai bursa saham. Di saham Nasdaq, perusahaan asal Kanada itu mengganti nama RIMM menjadi BBRY, sementara di bursa TSK nama yang tertera yaitu BB.
Keputusan perubahan nama ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, RIM pernah mengakui, pelanggan selama ini lebih mengenal nama BlackBerry ketimbang RIM.
Perubahan nama juga disinyalir sebagai salah satu upaya perusahaan untuk menaikkan pamor BlackBerry untuk bersaing dengan Android dan Apple, yang posisinya kian kuat.
Meski perubahan nama dianggap sebagai keputusan strategis, Hayes Routh, direktur pemasaran perusahaan branding Landor Associates mengatakan, untuk bersaing kembali dengan kompetitor, nama baru tidaklah cukup.
""Masalah yang mereka punya selama ini adalah bahwa mereka sudah memiliki dua nama untuk sebuah produk yang hanya satu saja,"" kata Hayes Routh pada Wired.
""Kembali memperkenalkan ke dunia, apa yang dimaksud RIM dan siapa mereka sebenarnya adalah perjuangan yang berat dari awal,"" jelasnya.
Namun, sampai saat ini, BlackBerry masih mencatumkan nama RIM di dalam situs BlackBerry."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





