News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pesawat antariksa Cassini milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengintai Planet Venus dari orbit Saturnus dan menangkap citra planet kembaran Bumi itu, yang terlihat gemerlap seperti cahaya suar dari kejauhan.
Menurut laman resmi NASA, gambar-gambar khusus Venus dan Saturnus diambil pada 10 November 2012, ketika Cassini berada dalam bayangan Saturnus sehingga bisa melihat ke arah matahari dan Venus.
Satu citra Venus dan Saturnus yang dirilis hari ini adalah kombinasi gambaran merah, hijau, dan biru yang meliputi planet dan cincin utama serta proses untuk menghasilkan warna sejati.
Gambar lainnya, yang diambil bulan Januari, menangkap Venus di luar sayap Saturnus, sangat dekat dengan cincin G Saturnus, cincin tipis di luar cincin utama Saturnus.
Seperti Merkurius, Bumi dan Mars, Venus adalah salah satu planet berbatu dalam tata surya yang orbitnya dekat dengan matahari.
Venus, yang terlihat sangat terang karena diliputi awan asam sulfat tebal, memiliki atmosfer karbon dioksida dengan suhu hampir 500 derajat Celsius dan tekanan permukaan 10 kali lebih besar dibandingkan dengan Bumi.
Tapi Venus dianggap sebagai kembaran Bumi karena punya ukuran, masa, komposisi batuan dan orbit yang hampir sama dengan Bumi."
Menurut laman resmi NASA, gambar-gambar khusus Venus dan Saturnus diambil pada 10 November 2012, ketika Cassini berada dalam bayangan Saturnus sehingga bisa melihat ke arah matahari dan Venus.
Satu citra Venus dan Saturnus yang dirilis hari ini adalah kombinasi gambaran merah, hijau, dan biru yang meliputi planet dan cincin utama serta proses untuk menghasilkan warna sejati.
Gambar lainnya, yang diambil bulan Januari, menangkap Venus di luar sayap Saturnus, sangat dekat dengan cincin G Saturnus, cincin tipis di luar cincin utama Saturnus.
Seperti Merkurius, Bumi dan Mars, Venus adalah salah satu planet berbatu dalam tata surya yang orbitnya dekat dengan matahari.
Venus, yang terlihat sangat terang karena diliputi awan asam sulfat tebal, memiliki atmosfer karbon dioksida dengan suhu hampir 500 derajat Celsius dan tekanan permukaan 10 kali lebih besar dibandingkan dengan Bumi.
Tapi Venus dianggap sebagai kembaran Bumi karena punya ukuran, masa, komposisi batuan dan orbit yang hampir sama dengan Bumi."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





