News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - BlackBerry resmi mengawali rangkaian perangkat berbasis sistem operasi terbaru BlackBerry 10 (BB10) dengan meluncurkan seri full touch BlackBerry Z10.
Managing Director BlackBerry untuk Asia Selatan, Hastings Singh menyebutkan, BlackBerry akan menghadirkan enam perangkat BB10 sepanjang tahun ini secara global.
Namun, pihak BlackBerry Indonesia belum memastikan apakah keenam perangkat BB10 tersebut akan semuanya hadir di Indonesia atau tidak.
""Kadang-kadang tidak semua lini produk diperkenalkan di satu negara, karena kami menyesuaikan dengan karakter pasar di sini,"" tandas Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager South Asia BlackBerry Indonesia di Jakarta, 4 Maret 2013.
Meski diawali dengan produk BB10 yang berbeda, yakni layar sentuh penuh dan kategori premium, Ardo memastikan perangkat BB10 dengan keyboard fisik dan low-end akan hadir di Indonesia.
""Ke depan varian lain, BlackBerry Q10 dan termasuk versi low end lain yang terjangkau, pasti ada. Kita lihat respons pasarnya bagaimana nanti,"" tambahnya.
Sayang, dia belum dapat memastikan kapan pastinya BlackBerry Q10 akan menyusul BlackBerry Z10, namun Ardo memberikan sinyal perangkat yang menyusul tersebut kemungkinan Q10.
""Dengan BlackBerry Q10, pelanggan tak dilupakan. BlackBerry sudah terkenal dengan keyboard fisiknya, apalagi ini ditambah pengalaman BB10,"" kata Ardo.
Dibandingkan BlackBerry Z10, produk yang satu ini rasanya lebih akrab bagi pasar Indonesia, pasar yang lebih menyukai ponsel pintar berpapan ketik QWERTY. Mempertahankan tradisinya, BlackBerry Q10 hadir dengan susunan papan ketik QWERTY fisik, juga layar sentuh AMOLED berukuran 3,1 inci.
Meski ukurannya relatif standar, layar sentuh BlackBerry Q10 mempunyai resolusi lebih besar dari versi-versi sebelumnya, yakni 720x720 piksel. Bahkan, kerapatan pikselnya mencapai 330ppi, hampir menyamai BlackBerry Z10.
Menariknya, bodi BlackBerry Q10 dibingkai dengan kerangka stainless steel, serta dan balutan kaca pada layar dari ujung-ke-ujung. Untuk menyokong kinerja, jeroan BlackBerry Q10 sama persis dengan BlackBerry Z10, yaitu prosesor Krait dual-core 1,5 GHz dan RAM berkapasitas 2 GB.
Kabarnya, BlackBerry Q10 akan beredar ke pasar global mulai April mendatang. Di Indonesia? Tunggu saja tanggal mainnya. "
Managing Director BlackBerry untuk Asia Selatan, Hastings Singh menyebutkan, BlackBerry akan menghadirkan enam perangkat BB10 sepanjang tahun ini secara global.
Namun, pihak BlackBerry Indonesia belum memastikan apakah keenam perangkat BB10 tersebut akan semuanya hadir di Indonesia atau tidak.
""Kadang-kadang tidak semua lini produk diperkenalkan di satu negara, karena kami menyesuaikan dengan karakter pasar di sini,"" tandas Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager South Asia BlackBerry Indonesia di Jakarta, 4 Maret 2013.
Meski diawali dengan produk BB10 yang berbeda, yakni layar sentuh penuh dan kategori premium, Ardo memastikan perangkat BB10 dengan keyboard fisik dan low-end akan hadir di Indonesia.
""Ke depan varian lain, BlackBerry Q10 dan termasuk versi low end lain yang terjangkau, pasti ada. Kita lihat respons pasarnya bagaimana nanti,"" tambahnya.
Sayang, dia belum dapat memastikan kapan pastinya BlackBerry Q10 akan menyusul BlackBerry Z10, namun Ardo memberikan sinyal perangkat yang menyusul tersebut kemungkinan Q10.
""Dengan BlackBerry Q10, pelanggan tak dilupakan. BlackBerry sudah terkenal dengan keyboard fisiknya, apalagi ini ditambah pengalaman BB10,"" kata Ardo.
Dibandingkan BlackBerry Z10, produk yang satu ini rasanya lebih akrab bagi pasar Indonesia, pasar yang lebih menyukai ponsel pintar berpapan ketik QWERTY. Mempertahankan tradisinya, BlackBerry Q10 hadir dengan susunan papan ketik QWERTY fisik, juga layar sentuh AMOLED berukuran 3,1 inci.
Meski ukurannya relatif standar, layar sentuh BlackBerry Q10 mempunyai resolusi lebih besar dari versi-versi sebelumnya, yakni 720x720 piksel. Bahkan, kerapatan pikselnya mencapai 330ppi, hampir menyamai BlackBerry Z10.
Menariknya, bodi BlackBerry Q10 dibingkai dengan kerangka stainless steel, serta dan balutan kaca pada layar dari ujung-ke-ujung. Untuk menyokong kinerja, jeroan BlackBerry Q10 sama persis dengan BlackBerry Z10, yaitu prosesor Krait dual-core 1,5 GHz dan RAM berkapasitas 2 GB.
Kabarnya, BlackBerry Q10 akan beredar ke pasar global mulai April mendatang. Di Indonesia? Tunggu saja tanggal mainnya. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





