News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Ribuan jangkrik terlihat mengerumuni berbagai tempat di negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat selama dua bulan terakhir. Mereka terlihat mengerubungi jalan-jalan, tempat publik, dan bahkan rumah-rumah penduduk.
Laman Dailymail, Kamis 5 September 2013 melansir, saking kesalnya banyak warga yang akhirnya sengaja membunuh ribuan jangkrik tersebut dengan menginjak atau menggunakan cairan kimia. Sayang, tindakan itu keliru, karena malah mengundang para jangkrik lainnya untuk memakan bangkai rekannya sendiri.
Warga mengeluh bau yang tidak sedap tercium dari bangkai-bangkai jangkrik itu. Mereka mengatakan baunya seperti daging busuk.
Menurut para ahli, banyaknya jangkrik mengerubungi Oklahoma dipicu oleh faktor cuaca. Sebab, beberapa bulan terakhir Oklahoma sedang dilanda musim kemarau.
""Kejadian ini seperti dipicu oleh lamanya periode cuaca kering di musim semi, kemudian diikuti hujan pada Juli dan Agustus,"" ungkap Direktur Laboratorium Diagnosa Serangga dan Penyakit Tanaman dari Universitas Oklahoma, Rick Grantham.
Untuk mendeteksi faktor cuaca tersebut, kata Grantham, dapat terlihat dari retaknya permukaan tanah. Selain itu, adanya serangan jangkrik karena saat ini merupakan periode bagi mereka kawin dan bertelur.
Setelah bertelur, kata pakar dari Universitas Oklahoma, Brian Jervis, mereka akan kembali beregenerasi dalam waktu delapan hari.
""Saya kira kita akan melihat mereka dalam jumlah yang lebih besar lagi sebelum keadaannya membaik,"" kata Jervis.
Kendati bagi sebagian besar warga Oklahoma, pemandangan itu menyeramkan. Namun, beberapa orang malah tertarik untuk mengabadikan kerumunan serangga tersebut ke dalam akun Instagram mereka.
""Serangga telah mengambil alih Weatherford!"" kata pengguna Instagram dengan ID rscarbrough13.
Kasih Tips
Kendati para jangkrik itu sulit diberantas, namun beberapa ahli memberikan tips yang dapat mengurangi masalah itu. Salah satu caranya dengan menghilangkan tumpukan batu bata, kayu atau bekas reruntuhan di sekitar rumah.
""Biasanya jangkrik senang menghabiskan waktu di siang hari dengan bersembunyi di tempat-tempat yang gelap dan lembap. Dengan mengurangi benda-benda seperti batu bata dan kayu, maka dapat mengurangi jumlah mereka,"" ungkap Grantham.
Masih menurut Grantham, cairan aerosol yang dituangkan ke pinggiran pintu dan bagian retakan di mana jangkrik sering bersembunyi, biasanya dapat mengendalikan jumlah mereka."
Laman Dailymail, Kamis 5 September 2013 melansir, saking kesalnya banyak warga yang akhirnya sengaja membunuh ribuan jangkrik tersebut dengan menginjak atau menggunakan cairan kimia. Sayang, tindakan itu keliru, karena malah mengundang para jangkrik lainnya untuk memakan bangkai rekannya sendiri.
Warga mengeluh bau yang tidak sedap tercium dari bangkai-bangkai jangkrik itu. Mereka mengatakan baunya seperti daging busuk.
Menurut para ahli, banyaknya jangkrik mengerubungi Oklahoma dipicu oleh faktor cuaca. Sebab, beberapa bulan terakhir Oklahoma sedang dilanda musim kemarau.
""Kejadian ini seperti dipicu oleh lamanya periode cuaca kering di musim semi, kemudian diikuti hujan pada Juli dan Agustus,"" ungkap Direktur Laboratorium Diagnosa Serangga dan Penyakit Tanaman dari Universitas Oklahoma, Rick Grantham.
Untuk mendeteksi faktor cuaca tersebut, kata Grantham, dapat terlihat dari retaknya permukaan tanah. Selain itu, adanya serangan jangkrik karena saat ini merupakan periode bagi mereka kawin dan bertelur.
Setelah bertelur, kata pakar dari Universitas Oklahoma, Brian Jervis, mereka akan kembali beregenerasi dalam waktu delapan hari.
""Saya kira kita akan melihat mereka dalam jumlah yang lebih besar lagi sebelum keadaannya membaik,"" kata Jervis.
Kendati bagi sebagian besar warga Oklahoma, pemandangan itu menyeramkan. Namun, beberapa orang malah tertarik untuk mengabadikan kerumunan serangga tersebut ke dalam akun Instagram mereka.
""Serangga telah mengambil alih Weatherford!"" kata pengguna Instagram dengan ID rscarbrough13.
Kasih Tips
Kendati para jangkrik itu sulit diberantas, namun beberapa ahli memberikan tips yang dapat mengurangi masalah itu. Salah satu caranya dengan menghilangkan tumpukan batu bata, kayu atau bekas reruntuhan di sekitar rumah.
""Biasanya jangkrik senang menghabiskan waktu di siang hari dengan bersembunyi di tempat-tempat yang gelap dan lembap. Dengan mengurangi benda-benda seperti batu bata dan kayu, maka dapat mengurangi jumlah mereka,"" ungkap Grantham.
Masih menurut Grantham, cairan aerosol yang dituangkan ke pinggiran pintu dan bagian retakan di mana jangkrik sering bersembunyi, biasanya dapat mengendalikan jumlah mereka."
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





