News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Sebuah bebatuan di Planet Mars memiliki kemiripan dengan hewan pengerat. Entah karena kemiripan itu, cerita bahwa tikus hidup di Mars, kini ramai diperbincangkan di Internet.
Bahkan, situs berita tersohor turut memberitakannya, seperti Discovery News, Fox News, dan Space.
Yang pertama kali membeberkan bahwa ada tikus di Planet Mars adalah Scott C. Waring, seorang blogger sains. Temuan itu ia dapatkan setelah melihat foto yang diambil oleh kendaraan robotik NASA, Rover Curiosity, pada bulan September 2012.
Melansir Space, 4 Juni 2013, Waring menuliskan di laman spesialis UFO Sightings Daily, bahwa ada hewan lucu di Mars. Hewan itu memiliki mata, pipi, hidung, telinga, kaki, dan perut.
""Tampak seperti tikus. Ia bersembunyi di balik bebatuan dan pasir di Mars,"" tulis Waring di UFO Sightings Daily.
Dalam tulisan terbarunya, Waring pun mengatakan, NASA bisa saja diam-diam mengirimkan tikus ke Mars.
""Itu (pengiriman tikus) bisa jadi uji coba yang dilakukan diam-diam oleh NASA. Mengapa NASA tidak memberitahukan hal ini pada publik?"" tulis Waring.
Peneliti Membantah
Banyak orang yang percaya bahwa di Mars memang ada seekor tikus, atau menyerupai tikus. Namun, beberapa peneliti mengatakan, penampakan tikus di Mars adalah sebuah fenomena psikologis yang biasa disebut pareidolia.
Pareidolia mengacu pada kecenderungan otak manusia melihat bentuk hewan atau benda pada sebuah gambar yang samar-samar atau acak.
Menurut para peneliti, sangat tidak mungkin tikus, tupai, atau kadal, dapat bertahan hidup di suhu sedingin planet Mars. Yang mungkin hidup di sana hanya mikroba yang baru-baru ini ditemukan di Kanada. "
Bahkan, situs berita tersohor turut memberitakannya, seperti Discovery News, Fox News, dan Space.
Yang pertama kali membeberkan bahwa ada tikus di Planet Mars adalah Scott C. Waring, seorang blogger sains. Temuan itu ia dapatkan setelah melihat foto yang diambil oleh kendaraan robotik NASA, Rover Curiosity, pada bulan September 2012.
Melansir Space, 4 Juni 2013, Waring menuliskan di laman spesialis UFO Sightings Daily, bahwa ada hewan lucu di Mars. Hewan itu memiliki mata, pipi, hidung, telinga, kaki, dan perut.
""Tampak seperti tikus. Ia bersembunyi di balik bebatuan dan pasir di Mars,"" tulis Waring di UFO Sightings Daily.
Dalam tulisan terbarunya, Waring pun mengatakan, NASA bisa saja diam-diam mengirimkan tikus ke Mars.
""Itu (pengiriman tikus) bisa jadi uji coba yang dilakukan diam-diam oleh NASA. Mengapa NASA tidak memberitahukan hal ini pada publik?"" tulis Waring.
Peneliti Membantah
Banyak orang yang percaya bahwa di Mars memang ada seekor tikus, atau menyerupai tikus. Namun, beberapa peneliti mengatakan, penampakan tikus di Mars adalah sebuah fenomena psikologis yang biasa disebut pareidolia.
Pareidolia mengacu pada kecenderungan otak manusia melihat bentuk hewan atau benda pada sebuah gambar yang samar-samar atau acak.
Menurut para peneliti, sangat tidak mungkin tikus, tupai, atau kadal, dapat bertahan hidup di suhu sedingin planet Mars. Yang mungkin hidup di sana hanya mikroba yang baru-baru ini ditemukan di Kanada. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





