News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Kendaraan robotik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Rover Curiosity, menemukan bukti baru bahwa Mars pernah dialiri oleh air. Gambar yang berhasil ditangkap Rover Curiosity di beberapa daerah di permukaan Mars terdapat batuan kerikil-kerikil padat, seperti dilansir Huffington Post, Senin 3 Juni 2013.
Para peneliti mengatakan, penyebab terbentuknya kerikil padat itu adalah karena adanya aliran air dalam jarak yang jauh. Temuan itu diklaim merupakan bagian dari sungai kuno.
Batuan kerikil ditemukan di daerah Kawah Gale (lokasi pendaratan Rover Curiosity). Kerikil-kerikil itu memiliki ukuran antara dua milimeter sampai 41 milimeter dan berjumlah kurang lebih 515 batu.
""Kami sedang menganalisis 515 batu kerikil yang sangat halus dan berbentuk bulat,"" kata Asmus Koefoed, peneliti dari Niels Bohr Institute di University of Copenhagen, Denmark.
Koefoed menjelaskan, batuan kerikil itu telah dibalut oleh semen berupa pasir halus yang telah mengeras. ""Pasir yang mengeras itu terbentuk dari sebuah aliran air yang memiliki kedalaman antara 10 sentimeter sampai satu meter, dengan kecepatan air diperkirakan satu meter per detik,"" jelas Koefoed.
Temuan batuan kerikil di Mars menjadi ""pintu gerbang"" baru bagi para peneliti untuk mengetahui apakah planet Merah itu pernah dialiri oleh sungai dan mendukung kehidupan mikroba atau tidak.
![]()
""Pencarian sumber air itu untuk menentukan apakah Mars dapat mendukung berkembangnya mikroba-mikroba,"" kata Morten Bo Madsen, peneliti dari Niels Bohr Institute di University of Copenhagen, Denmark.
Meskipun saat ini Mars dikenal sebagai planet yang tidak memiliki kandungan air, tapi, bukti-bukti terbaru dari Rover Curiosity menunjukkan planet terdekat Bumi itu pernah dialiri oleh air miliaran tahun silam.
""Tampaknya, di masa lalu ada mikroba-mikroba kuno yang hidup di Mars,"" ujar Madsen. Hasil dari penelitian ini sudah diterbitkan di Jurnal Science pada tanggal 31 Mei 2013."
Para peneliti mengatakan, penyebab terbentuknya kerikil padat itu adalah karena adanya aliran air dalam jarak yang jauh. Temuan itu diklaim merupakan bagian dari sungai kuno.
Batuan kerikil ditemukan di daerah Kawah Gale (lokasi pendaratan Rover Curiosity). Kerikil-kerikil itu memiliki ukuran antara dua milimeter sampai 41 milimeter dan berjumlah kurang lebih 515 batu.
""Kami sedang menganalisis 515 batu kerikil yang sangat halus dan berbentuk bulat,"" kata Asmus Koefoed, peneliti dari Niels Bohr Institute di University of Copenhagen, Denmark.
Koefoed menjelaskan, batuan kerikil itu telah dibalut oleh semen berupa pasir halus yang telah mengeras. ""Pasir yang mengeras itu terbentuk dari sebuah aliran air yang memiliki kedalaman antara 10 sentimeter sampai satu meter, dengan kecepatan air diperkirakan satu meter per detik,"" jelas Koefoed.
Temuan batuan kerikil di Mars menjadi ""pintu gerbang"" baru bagi para peneliti untuk mengetahui apakah planet Merah itu pernah dialiri oleh sungai dan mendukung kehidupan mikroba atau tidak.
""Pencarian sumber air itu untuk menentukan apakah Mars dapat mendukung berkembangnya mikroba-mikroba,"" kata Morten Bo Madsen, peneliti dari Niels Bohr Institute di University of Copenhagen, Denmark.
Meskipun saat ini Mars dikenal sebagai planet yang tidak memiliki kandungan air, tapi, bukti-bukti terbaru dari Rover Curiosity menunjukkan planet terdekat Bumi itu pernah dialiri oleh air miliaran tahun silam.
""Tampaknya, di masa lalu ada mikroba-mikroba kuno yang hidup di Mars,"" ujar Madsen. Hasil dari penelitian ini sudah diterbitkan di Jurnal Science pada tanggal 31 Mei 2013."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





