News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Asteroid 1998 QE2, yang berukuran 2,7 kilometer diketahui sedang meluncur mendekati Bumi pada Jumat kemarin. Jaraknya hanya 5,8 juta kilometer, setara 15 kali jarak antara Bumi dan bulan.
Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), dalam ilmu astrofisika, jarak Asteroid 1998 QE2 yang dekat dengan Bumi akan berpotensi merusak jika sampai menyentuh Bumi.
""Jarak itu memang jauh, tapi perlu dilakukan antisipasi yang serius,"" kata John Holdren, staf ahli Presiden Amerika Serikat Bidang Sains dan Teknologi, dilansir The Christian Science Monitor, Senin 3 Juni 2013.
Holdren menambahkan, contoh berbahaya dari asteroid telah terbukti pada serangannya di kawasan Chelyabinsk, Rusia. Hantamannya menghancurkan ribuan bangunan rusak dan 1.500 orang terluka. (Baca juga Diteror Serangan Meteor)
""Program Near Earth Objects (NEO) yang meneliti objek dekat Bumi adalah tugas yang sangat menantang. Program itu harus dapat memprediksi objek-objek yang berpotensi memasuki orbit Bumi,"" tegas Holdren.
Pentingnya pemahaman mengenai asteroid ini adalah untuk mempersiapkan cara menangkal serangannya ke Bumi.
NASA pun sudah mempersiapkan rencana untuk membuat modul raksasa yang akan menangkap dan mendorong asteroid agar keluar dari orbit Bumi pada tahun 2025 nanti.
""NASA meyakini bahwa Bumi tidak akan menderita akibat dampak dari serangan asteroid, seperti serangan asteroid pada ratusan lalu yang menyebabkan kepunahan dinosaurus,"" kata Charles Bolden, Kepala NASA.
Saat ini, Bolden menambahkan, NASA sedang mendata benda-benda langit yang berukuran besar dan berpotensi mengancam Bumi.
""Dengan melakukan pendataan dan pemantauan, maka NASA memiliki waktu yang cukup untuk membelokkan asteroid yang sedang mengarah ke Bumi dan memberi peringatan kepada masyarakat dunia,"" ujar Bolden.
Asteroid 1998 QE2 adalah benda langit yang sudah dikenal oleh NASA sejak tahun 1998. NASA memastikan, asteroid besar itu tidak akan mendekati bumi sampai 200 tahun lagi."
Menurut Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), dalam ilmu astrofisika, jarak Asteroid 1998 QE2 yang dekat dengan Bumi akan berpotensi merusak jika sampai menyentuh Bumi.
""Jarak itu memang jauh, tapi perlu dilakukan antisipasi yang serius,"" kata John Holdren, staf ahli Presiden Amerika Serikat Bidang Sains dan Teknologi, dilansir The Christian Science Monitor, Senin 3 Juni 2013.
Holdren menambahkan, contoh berbahaya dari asteroid telah terbukti pada serangannya di kawasan Chelyabinsk, Rusia. Hantamannya menghancurkan ribuan bangunan rusak dan 1.500 orang terluka. (Baca juga Diteror Serangan Meteor)
""Program Near Earth Objects (NEO) yang meneliti objek dekat Bumi adalah tugas yang sangat menantang. Program itu harus dapat memprediksi objek-objek yang berpotensi memasuki orbit Bumi,"" tegas Holdren.
Pentingnya pemahaman mengenai asteroid ini adalah untuk mempersiapkan cara menangkal serangannya ke Bumi.
NASA pun sudah mempersiapkan rencana untuk membuat modul raksasa yang akan menangkap dan mendorong asteroid agar keluar dari orbit Bumi pada tahun 2025 nanti.
""NASA meyakini bahwa Bumi tidak akan menderita akibat dampak dari serangan asteroid, seperti serangan asteroid pada ratusan lalu yang menyebabkan kepunahan dinosaurus,"" kata Charles Bolden, Kepala NASA.
Saat ini, Bolden menambahkan, NASA sedang mendata benda-benda langit yang berukuran besar dan berpotensi mengancam Bumi.
""Dengan melakukan pendataan dan pemantauan, maka NASA memiliki waktu yang cukup untuk membelokkan asteroid yang sedang mengarah ke Bumi dan memberi peringatan kepada masyarakat dunia,"" ujar Bolden.
Asteroid 1998 QE2 adalah benda langit yang sudah dikenal oleh NASA sejak tahun 1998. NASA memastikan, asteroid besar itu tidak akan mendekati bumi sampai 200 tahun lagi."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





