News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Teknologi 4G Long Term Evolution (LTE) dipandang sebagai solusi untuk mengantisipasi akses data yang kian besar. Di sisi lain, jaringan frekuensi yang ada sangat terbatas untuk menampung akses data yang lalu-lalang saat ini.
Sebagai pemain LTE di Indonesia, beberapa waktu lalu, Ericsson mengaku sudah siap untuk menggelar teknologi 4G ini, kendati masih terkendala lisensi teknologi yang belum diterbitkan oleh pemerintah.
Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan kembali akan fokus menyelesaikan penataan kanal 3G. Prioritas ini berarti menunda lelang Broadband Wireless Access (BWA) dengan 2,3 GHz dan kanal 4G Long Term Evolution (LTE).
""Tahun ini, agenda prioritas kami adalah refarming atau penataan ulang frekuensi 3G. Jadi belum ada langkah yang ditempuh ke arah sana (4G LTE),"" kata Gatot S Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Selasa 23 Januari 2013.
Memang pernyataan tersebut terdengar seolah-olah pemerintah enggan mengadopsi teknologi data super cepat itu buru-buru. Namun, Gatot menampiknya. ""Kami tidak bermaksud ingin mengulur-ulur waktu. Kami sadar, adopsi yang terlalu lamban juga tidak baik,"" tutur Gatot.
""Tapi, masih ada PR yang belum tuntas, yaitu penataan ulang frekuensi 3G. Kami mau fokus itu dulu. Maklum, tim yang mengerjakan orangnya ya itu-itu saja, "" tegasnya."
Sebagai pemain LTE di Indonesia, beberapa waktu lalu, Ericsson mengaku sudah siap untuk menggelar teknologi 4G ini, kendati masih terkendala lisensi teknologi yang belum diterbitkan oleh pemerintah.
Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan kembali akan fokus menyelesaikan penataan kanal 3G. Prioritas ini berarti menunda lelang Broadband Wireless Access (BWA) dengan 2,3 GHz dan kanal 4G Long Term Evolution (LTE).
""Tahun ini, agenda prioritas kami adalah refarming atau penataan ulang frekuensi 3G. Jadi belum ada langkah yang ditempuh ke arah sana (4G LTE),"" kata Gatot S Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Selasa 23 Januari 2013.
Memang pernyataan tersebut terdengar seolah-olah pemerintah enggan mengadopsi teknologi data super cepat itu buru-buru. Namun, Gatot menampiknya. ""Kami tidak bermaksud ingin mengulur-ulur waktu. Kami sadar, adopsi yang terlalu lamban juga tidak baik,"" tutur Gatot.
""Tapi, masih ada PR yang belum tuntas, yaitu penataan ulang frekuensi 3G. Kami mau fokus itu dulu. Maklum, tim yang mengerjakan orangnya ya itu-itu saja, "" tegasnya."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





