News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pernahkah terbesit di kepala Anda, bahwa menempuh jarak ribuan kilometer di permukaan Bumi hanya memakan waktu satu setengah jam itu adalah mungkin? Anda boleh bilang itu adalah waktu yang Anda butuhkan setiap pagi untuk sampai ke kantor.
Jika pernah, mimpi Anda jadi kenyataan. Sebab, kini ada pesawat hypersonic bernama 'SpaceLiner', yang bisa membawa Anda terbang dari Eropa ke Australia dalam rentang waktu yang sama, satu setengah jam. Wow!
Sederhananya, jika Anda bergegas dari rumah ke kantor, bersamaan seseorang yang lepas landas bersama SpaceLiner dari Eropa menuju Australia, Anda akan sampai bersamaan di tempat tujuan. Bahkan, mungkin Anda kalah cepat.
Dilansir Mashable, SpaceLiner adalah konsep pesawat super cepat, bahkan mungkin akan menjadi tercepat yang pernah ada, yang bisa mengangkut 50 penumpang. Kendaraan masa depan ini diperkirakan mampu mengantar penumpangnya melintasi atmosfer dari Eropa ke Australia dalam waktu 90 menit. Mencapai 24 kali kecepatan suara sampai akhirnya mendarat.
""Masih banyak PR yang harus dikerjakan, termasuk menemukan bentuk yang benar-benar pas untuk kendaraan hebat ini,"" kata Martin Sippel, koordinator projek SpaceLiner di German Aerospace Center, 25 Januari 2013.
Namun, dia optimistis, projek ini akan menandakan kemajuan pesat dalam kancah dirgantara dunia, dan berhasil memikat perusahaan swasta setidaknya dalam 10 tahun mendatang. Sehingga, pada tahun 2050, SpaceLiner akan mulai beroperasi penuh.
Suatu hari nanti, setelah menjadi pesawat secara utuh, Sipple mengatakan, Anda hampir menjelajahi satu badan Bumi, tanpa harus bertamasya ke luar angkasa.
""Boleh dibilang karakter SpaceLiner adalah generasi kedua setelah pesawat ruang angkasa, hanya saja tugasnya sangat berbeda,"" ucapnya.
Pada praktiknya, selama delapan menit pertama, para penumpang akan merasakan sensasi peluncuran roket, seperti halnya melepas pesawat antariksa di Florida, AS. Setelah mencapai jarak 75-80 kilometer ke atas langit, atau sekitar 20 kilometer dari tepi atmosfer, pesawat akan meluncur dengan kecepatan hipersonik hingga lebih dari 25.200 kilometer per jam."
Jika pernah, mimpi Anda jadi kenyataan. Sebab, kini ada pesawat hypersonic bernama 'SpaceLiner', yang bisa membawa Anda terbang dari Eropa ke Australia dalam rentang waktu yang sama, satu setengah jam. Wow!
Sederhananya, jika Anda bergegas dari rumah ke kantor, bersamaan seseorang yang lepas landas bersama SpaceLiner dari Eropa menuju Australia, Anda akan sampai bersamaan di tempat tujuan. Bahkan, mungkin Anda kalah cepat.
Dilansir Mashable, SpaceLiner adalah konsep pesawat super cepat, bahkan mungkin akan menjadi tercepat yang pernah ada, yang bisa mengangkut 50 penumpang. Kendaraan masa depan ini diperkirakan mampu mengantar penumpangnya melintasi atmosfer dari Eropa ke Australia dalam waktu 90 menit. Mencapai 24 kali kecepatan suara sampai akhirnya mendarat.
""Masih banyak PR yang harus dikerjakan, termasuk menemukan bentuk yang benar-benar pas untuk kendaraan hebat ini,"" kata Martin Sippel, koordinator projek SpaceLiner di German Aerospace Center, 25 Januari 2013.
Namun, dia optimistis, projek ini akan menandakan kemajuan pesat dalam kancah dirgantara dunia, dan berhasil memikat perusahaan swasta setidaknya dalam 10 tahun mendatang. Sehingga, pada tahun 2050, SpaceLiner akan mulai beroperasi penuh.
Suatu hari nanti, setelah menjadi pesawat secara utuh, Sipple mengatakan, Anda hampir menjelajahi satu badan Bumi, tanpa harus bertamasya ke luar angkasa.
""Boleh dibilang karakter SpaceLiner adalah generasi kedua setelah pesawat ruang angkasa, hanya saja tugasnya sangat berbeda,"" ucapnya.
Pada praktiknya, selama delapan menit pertama, para penumpang akan merasakan sensasi peluncuran roket, seperti halnya melepas pesawat antariksa di Florida, AS. Setelah mencapai jarak 75-80 kilometer ke atas langit, atau sekitar 20 kilometer dari tepi atmosfer, pesawat akan meluncur dengan kecepatan hipersonik hingga lebih dari 25.200 kilometer per jam."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





