News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pertumbuhan Internet di Tanah Air terus meningkat, namun raksasa perusahaan Internet Google merasa ekosistem Internet di Indonesia masih tertinggal.
""Kami ingin mengajak semua elemen di sini untuk membangun Internet,"" kata Krishna Zulkarnain, Country Marketing Manager Google Indonesia dalam Think 2013 di Pacific Place, Hotel Ritz Carlton, Rabu 23 Januari 2013
Salah satu misi Google tahun ini adalah mendesak agar para pelaku UKM untuk bermigrasi ke dunia daring (online). Tapi, kendati sudah meluncurkan program UKM Go Online pada Febuari tahun lalu, menurut Krishna, pertumbuhan UKM online di Indonesia masih lamban.
""Saat ini, hanya ada 80 ribu UKM yang online dan menggunakan domain co.id. Jumlah yang sangat kecil bandingkan jutaan UKM yang ada di Indonesia,"" tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, edukasi UKM online di Indonesia masih butuh waktu, lantaran kebanyakan pelaku UKM masih memiliki pola pikir konvensional.
Tetapi, dia mengakui bahwa persoalan ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Problem yang sama juga terjadi di negara lain, termasuk di Amerika Serikat. ""Di sana (AS) pun begitu. Masih perlu edukasi untuk membangun komunitas UKM online,"" katanya.
Untuk itu, Google meminta bantuan para agen untuk melakukan pendekatan pada para UKM agar beralih ke dunia maya. ""Mengajak UKM untuk online adalah tugas mereka. Google akan ambil tahapan selanjutnya,"" ujar Khrisna.
Dia mengungkapkan, Google akan mengerahkan 70 sampai 100 agen khusus, yang di ambil dari Indonesia. Namun, dia enggan menjelaskan latar belakang agen-agen yang digandengnya."
""Kami ingin mengajak semua elemen di sini untuk membangun Internet,"" kata Krishna Zulkarnain, Country Marketing Manager Google Indonesia dalam Think 2013 di Pacific Place, Hotel Ritz Carlton, Rabu 23 Januari 2013
Salah satu misi Google tahun ini adalah mendesak agar para pelaku UKM untuk bermigrasi ke dunia daring (online). Tapi, kendati sudah meluncurkan program UKM Go Online pada Febuari tahun lalu, menurut Krishna, pertumbuhan UKM online di Indonesia masih lamban.
""Saat ini, hanya ada 80 ribu UKM yang online dan menggunakan domain co.id. Jumlah yang sangat kecil bandingkan jutaan UKM yang ada di Indonesia,"" tuturnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, edukasi UKM online di Indonesia masih butuh waktu, lantaran kebanyakan pelaku UKM masih memiliki pola pikir konvensional.
Tetapi, dia mengakui bahwa persoalan ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Problem yang sama juga terjadi di negara lain, termasuk di Amerika Serikat. ""Di sana (AS) pun begitu. Masih perlu edukasi untuk membangun komunitas UKM online,"" katanya.
Untuk itu, Google meminta bantuan para agen untuk melakukan pendekatan pada para UKM agar beralih ke dunia maya. ""Mengajak UKM untuk online adalah tugas mereka. Google akan ambil tahapan selanjutnya,"" ujar Khrisna.
Dia mengungkapkan, Google akan mengerahkan 70 sampai 100 agen khusus, yang di ambil dari Indonesia. Namun, dia enggan menjelaskan latar belakang agen-agen yang digandengnya."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





