News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Maraknya pengguna ponsel pintar di Indonesia telah membuat tren baru di kalangan masyarakat. Fitur Instant Messenger (IM) yang ada di ponsel pintar pun mulai ""mewabahi"" para pengguna di Tanah Air.
LINE, platform mobile messanging asal Jepang, telah mencatat tonggak baru di Indonesia. Per Mei 2013, LINE telah diunduh 23 juta kali. Hasil itu menempatkan LINE di posisi teratas Google Play pada kategori aplikasi gratis (Free).
Menurut Simeon Cho, General Manager LINE, pencapaian itu termasuk LINE messenger, LINE Games, LINE Play, LINE Band, dan beberapa aplikasi LINE lainnya.
""Pertumbuhan pengguna di Indonesia LINE sangat cepat. Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat bagus, sehingga diperlukan inovasi-inovasi baru untuk menambah kesetiaan pelanggan,"" kata Simon di Jakarta, 28 Mei 2013.
Prestasi LINE di dunia juga sangat menjanjikan, sampai saat ini sudah ada 160 juta pengguna yang tersebar di seluruh dunia dan menembus peringkat satu di 43 negara.
""Untuk mendapatkan 100 juta pengguna, kami hanya membutuhkan waktu 19 bulan. Ini menakjubkan. Dibandingkan Twitter membutuhkan waktu selama 49 bulan dan Facebook 54 bulan,"" ungkap Simon.
Keperkasaan LINE di dunia mobile messanging didukung dengan sudah memiliki 8.000 stiker. Itu yang membuat LINE menjadi sangat digemari oleh penggunanya di Indonesia.
Sementara itu, Jinny Kim, Manager LINE mengatakan akan membuat Stiker (emoticon ekslusif LINE) yang berasal dari karakter lokal Indonesia.
""Ini untuk menambah ketertarikan masyarakat Indonesia dalam menggunakan LINE. Sebentar lagi, Stiker Agnes Monica bisa diunduh para pengguna LINE,"" kata Jinny. "
LINE, platform mobile messanging asal Jepang, telah mencatat tonggak baru di Indonesia. Per Mei 2013, LINE telah diunduh 23 juta kali. Hasil itu menempatkan LINE di posisi teratas Google Play pada kategori aplikasi gratis (Free).
Menurut Simeon Cho, General Manager LINE, pencapaian itu termasuk LINE messenger, LINE Games, LINE Play, LINE Band, dan beberapa aplikasi LINE lainnya.
""Pertumbuhan pengguna di Indonesia LINE sangat cepat. Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat bagus, sehingga diperlukan inovasi-inovasi baru untuk menambah kesetiaan pelanggan,"" kata Simon di Jakarta, 28 Mei 2013.
Prestasi LINE di dunia juga sangat menjanjikan, sampai saat ini sudah ada 160 juta pengguna yang tersebar di seluruh dunia dan menembus peringkat satu di 43 negara.
""Untuk mendapatkan 100 juta pengguna, kami hanya membutuhkan waktu 19 bulan. Ini menakjubkan. Dibandingkan Twitter membutuhkan waktu selama 49 bulan dan Facebook 54 bulan,"" ungkap Simon.
Keperkasaan LINE di dunia mobile messanging didukung dengan sudah memiliki 8.000 stiker. Itu yang membuat LINE menjadi sangat digemari oleh penggunanya di Indonesia.
Sementara itu, Jinny Kim, Manager LINE mengatakan akan membuat Stiker (emoticon ekslusif LINE) yang berasal dari karakter lokal Indonesia.
""Ini untuk menambah ketertarikan masyarakat Indonesia dalam menggunakan LINE. Sebentar lagi, Stiker Agnes Monica bisa diunduh para pengguna LINE,"" kata Jinny. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





