News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Apple membeberkan rencana untuk membuka aplikasi pemrograman antarmuka (application programming interface/API) tambahan di masa depan.
Perusahaan yang berbasis Cupertino, California itu memungkinkan API tambahan itu pada pihak pengembang ketiga. Sehingga, para pengembang aplikasi nanti lebih bisa dan leluasa berkreasi di atas platform iOS.
Meski Apple membuka lebih banyak API, dilansir Macrumor, 29 Mei 2013, CEO Apple Tim Cook menjamin, Apple tetap melindungi konsumen dari risiko pengalaman buruk.
""Pengalaman antarmuka yang baru itu bisa saja sama dengan antarmuka sebelumnya, atau bisa berbeda sama sekali,"" ujar Cook dalam konferensi tahunan D11, di San Fransisco.
""Tapi, pelanggan membayar kami untuk menyuguhkan pilihan sesuai keinginan mereka. Anda akan melihat, kami memberikan lebih,"" tambah Cook.
Namun, pihak Apple membantah aplikasi antarmuka itu adalah Facebook Home pada platform iOS.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat Facebook merilis aplikasi Facebook Home-nya untuk ponsel Android pada April silam, Direktur Produk Facebook Adam Mosseri menyebutkan, Facebook sedang dalam pembicaraan dengan Apple.
Pertemuan itu kabarnya membicarakan layanan baru Home ke dalam platform iOS. Konon, nama aplikasi di iOS muncul berbeda, yaitu Chat Heads.
Cook menambahkan, Chat Heads bukanlah pilihan ideal dan Apple akan membolehkan aplikasi pihak ketiga untuk mengambil alih beberapa fitur iOS di masa mendatang.
Cara ini memungkinkan pengembang untuk membangun pengalaman yang lebih baik dan lebih konsumeris.
Cook juga menegaskan, Apple tidak punya masalah dengan impor aplikasi Apple ke Android atau ke platform lain. "
Perusahaan yang berbasis Cupertino, California itu memungkinkan API tambahan itu pada pihak pengembang ketiga. Sehingga, para pengembang aplikasi nanti lebih bisa dan leluasa berkreasi di atas platform iOS.
Meski Apple membuka lebih banyak API, dilansir Macrumor, 29 Mei 2013, CEO Apple Tim Cook menjamin, Apple tetap melindungi konsumen dari risiko pengalaman buruk.
""Pengalaman antarmuka yang baru itu bisa saja sama dengan antarmuka sebelumnya, atau bisa berbeda sama sekali,"" ujar Cook dalam konferensi tahunan D11, di San Fransisco.
""Tapi, pelanggan membayar kami untuk menyuguhkan pilihan sesuai keinginan mereka. Anda akan melihat, kami memberikan lebih,"" tambah Cook.
Namun, pihak Apple membantah aplikasi antarmuka itu adalah Facebook Home pada platform iOS.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat Facebook merilis aplikasi Facebook Home-nya untuk ponsel Android pada April silam, Direktur Produk Facebook Adam Mosseri menyebutkan, Facebook sedang dalam pembicaraan dengan Apple.
Pertemuan itu kabarnya membicarakan layanan baru Home ke dalam platform iOS. Konon, nama aplikasi di iOS muncul berbeda, yaitu Chat Heads.
Cook menambahkan, Chat Heads bukanlah pilihan ideal dan Apple akan membolehkan aplikasi pihak ketiga untuk mengambil alih beberapa fitur iOS di masa mendatang.
Cara ini memungkinkan pengembang untuk membangun pengalaman yang lebih baik dan lebih konsumeris.
Cook juga menegaskan, Apple tidak punya masalah dengan impor aplikasi Apple ke Android atau ke platform lain. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





