News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Ilustrasi Password
(IANnews.id) Jakarta - Kasus peretasan situs retail eBay secara tidak langsung membuka lagi kesadaran para pengguna internet. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mengingatkan kembali beberapa cara menjaga keamanan di dunia maya.
Password merupakan hal paling krusial dalam berinteraksi di dunia maya. Kata sandi itu adalah pintu yang harus dikunci setiap saat kita ke luar sehabis beraktivitas di internet. Untuk menjaga keamanannya, USA Today melansir beberapa tips.
Pertama, dikutip dari USA Today, Jumat 23 Mei 2014, menggunakan password yang berbeda-beda untup setiap website atau akun yang dimiliki akan menjaga keamanan akun. Hal itu pasti akan menguras daya ingat namun cukup berarti ketimbang harus mendapat informasi mengejutkan kalau akun kita dibajak.
Kedua, gunakan kata sandi yang mengkombinasikan huruf besar dan kecil, angka, maupun simbol-simbol. Berdasarkan paparan Norton Security, beberapa pengguna umumnya membuat password yang mudah diketahui seperti 123456, qwerty, 11111, dan lainnya. Tentu ini menjadi celah yang mudah bagi peretas.
Ketiga, anda harus memiliki kebiasaan rutin untuk mengubah password dalam jangka waktu tertentu, seperti tiga bulan sekali. Penggantian password harus dilakukan sebagai cara untuk mengecoh hacker atau oknum yang berniat tidak baik.
Keempat, bila anda kesulitan mengingat password, maka bisa menggunaan password manager. Sebuah perangkat lunak yang menjaga password tetap aman. Aplikasi password manager diantaranya seperti Dashlane, Password Box, atau LasPass, yang kesemuanya gratis.
Kelima, pastikan perangkat komputer atau laptop anda memiliki anti-virus. Ini cukup ampuh, peretas biasanya menembus data kita melalui malware. Beberapa perusahaan sudah banyak menawarkan jasa keamanan yaitu Avast, BitDefender, Norton, Webroot,McAfee, dan Kapersky.
Terakhir, mengatur dua langkah untuk log-in. Pada umumnya, kita memasuki sebuah akun satu kali, mengetik nama dan kata sandi. Namun dengan dua kali log-in atau otentikasi akan menambahkan kode numerik. Verifikasi berlapis ini bisa dilakukan dengan menggunakan teks, e-mail, atau panggilan sebagai bentuk saling komunikasi diantara keduanya sehingga tidak ada penyangkalan dari hasil verifikasi. Apabila ada yang mencoba masuk ke akun milik kita perangkat lain akan segera memberi informasi. Langkah ini telah dimanfaatkan Microsoft, Google, Twitter, dan Facebook untuk verifikasi akun penggunanya.
Password merupakan hal paling krusial dalam berinteraksi di dunia maya. Kata sandi itu adalah pintu yang harus dikunci setiap saat kita ke luar sehabis beraktivitas di internet. Untuk menjaga keamanannya, USA Today melansir beberapa tips.
Pertama, dikutip dari USA Today, Jumat 23 Mei 2014, menggunakan password yang berbeda-beda untup setiap website atau akun yang dimiliki akan menjaga keamanan akun. Hal itu pasti akan menguras daya ingat namun cukup berarti ketimbang harus mendapat informasi mengejutkan kalau akun kita dibajak.
Kedua, gunakan kata sandi yang mengkombinasikan huruf besar dan kecil, angka, maupun simbol-simbol. Berdasarkan paparan Norton Security, beberapa pengguna umumnya membuat password yang mudah diketahui seperti 123456, qwerty, 11111, dan lainnya. Tentu ini menjadi celah yang mudah bagi peretas.
Ketiga, anda harus memiliki kebiasaan rutin untuk mengubah password dalam jangka waktu tertentu, seperti tiga bulan sekali. Penggantian password harus dilakukan sebagai cara untuk mengecoh hacker atau oknum yang berniat tidak baik.
Keempat, bila anda kesulitan mengingat password, maka bisa menggunaan password manager. Sebuah perangkat lunak yang menjaga password tetap aman. Aplikasi password manager diantaranya seperti Dashlane, Password Box, atau LasPass, yang kesemuanya gratis.
Kelima, pastikan perangkat komputer atau laptop anda memiliki anti-virus. Ini cukup ampuh, peretas biasanya menembus data kita melalui malware. Beberapa perusahaan sudah banyak menawarkan jasa keamanan yaitu Avast, BitDefender, Norton, Webroot,McAfee, dan Kapersky.
Terakhir, mengatur dua langkah untuk log-in. Pada umumnya, kita memasuki sebuah akun satu kali, mengetik nama dan kata sandi. Namun dengan dua kali log-in atau otentikasi akan menambahkan kode numerik. Verifikasi berlapis ini bisa dilakukan dengan menggunakan teks, e-mail, atau panggilan sebagai bentuk saling komunikasi diantara keduanya sehingga tidak ada penyangkalan dari hasil verifikasi. Apabila ada yang mencoba masuk ke akun milik kita perangkat lain akan segera memberi informasi. Langkah ini telah dimanfaatkan Microsoft, Google, Twitter, dan Facebook untuk verifikasi akun penggunanya.
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





