News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Eksekutif Google, Eric Schmidt, berencana menuju negara yang berkatagori ""terasing"" di dunia, Korea Utara. Perjalanan akan berlangsung pada Februari mendatang.
Dalam perjalanan pribadi ini, Schmidt akan ditemani mantan Gubernur New Mexico, Bill Richardson. Kebetulan, saat masih sebagai diplomat, Richardson pernah ke Korut dan telah dipercaya oleh rezim setempat.
Kunjungan ke negeri yang dipimpin Kim Jong-Un ini mengundang tanya, apakah ini terkait dengan ambisi Schmidt dalam memperluas akses Internet di sana serta membantu rakyat Korut mendapat akses ke dunia maya.
Schmidt diketahui telah menjadi pendukung vokal dalam menyebarkan akses Internet ke penjuru dunia. Pada Juni 2012, Schmidt menyatakan dengan jelas bahwa ""World Wide Web belum hidup sesuai namanya.""
Pada waktu yang sama, bos Google ini mengatakan bahwa Google muncul ""dengan tujuannya membuat informasi dapat diakses oleh massa"".
Seperti dilansir The Next Web, Kim Jong-Un kebetulan juga telah mengusulkan sebuah revolusi industri untuk negaranya.
Jong Un sendiri menyerukan bahwa ""ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai jalan untuk pembangunan ekonomi untuk negara miskin, komputer di setiap sekolah dan mesin digital di tiap pabrik"".
Modernisasi iptek dan industri dapat berdampak pada kondisi ekonomi yang lebih baik negeri, dan mengurangi kelaparan.
Sebelumnya, Google sempat bersitegang dengan China atas penyensoran layanan hasil pencarian di Internet. Akhirnya, produsen Android ini mengalihkan jurusan lalu lintas akses China ke Hong Kong.
Dengan melihat hal tersebut, kemungkinan Schmidt membawa misi bisnis Google ke Korea Utara masih kecil."
Dalam perjalanan pribadi ini, Schmidt akan ditemani mantan Gubernur New Mexico, Bill Richardson. Kebetulan, saat masih sebagai diplomat, Richardson pernah ke Korut dan telah dipercaya oleh rezim setempat.
Kunjungan ke negeri yang dipimpin Kim Jong-Un ini mengundang tanya, apakah ini terkait dengan ambisi Schmidt dalam memperluas akses Internet di sana serta membantu rakyat Korut mendapat akses ke dunia maya.
Schmidt diketahui telah menjadi pendukung vokal dalam menyebarkan akses Internet ke penjuru dunia. Pada Juni 2012, Schmidt menyatakan dengan jelas bahwa ""World Wide Web belum hidup sesuai namanya.""
Pada waktu yang sama, bos Google ini mengatakan bahwa Google muncul ""dengan tujuannya membuat informasi dapat diakses oleh massa"".
Seperti dilansir The Next Web, Kim Jong-Un kebetulan juga telah mengusulkan sebuah revolusi industri untuk negaranya.
Jong Un sendiri menyerukan bahwa ""ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai jalan untuk pembangunan ekonomi untuk negara miskin, komputer di setiap sekolah dan mesin digital di tiap pabrik"".
Modernisasi iptek dan industri dapat berdampak pada kondisi ekonomi yang lebih baik negeri, dan mengurangi kelaparan.
Sebelumnya, Google sempat bersitegang dengan China atas penyensoran layanan hasil pencarian di Internet. Akhirnya, produsen Android ini mengalihkan jurusan lalu lintas akses China ke Hong Kong.
Dengan melihat hal tersebut, kemungkinan Schmidt membawa misi bisnis Google ke Korea Utara masih kecil."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





