News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Tim peneliti Amerika Serikat telah menemukan fosil dinosaurus spesies baru di Madagaskar. Memang, Madagaskar terkenal sebagai wilayah yang memiliki harta karun palaeontologi. Sudah lebih dari 1.000 fosil dinosaurus ditemukan di sini.
Tapi, penemuan terbaru menunjukkan bahwa fosil dinosaurus spesies baru ini merupakan nenek moyang dari dinosaurus. Diperkirakan, dinosaurus ini hidup pada 90 juta tahun silam.
Seperti diberitakan The Independent, 19 April 2013, dinosaurus ini diberi nama Dahalokely. Nama Dahalokely berasal dari bahasa Malagasi, yang artinya hewan karnivora.
Menurut Dr Andrew Farke, kepala peneliti dari Raymond M Alf Museum of Paleontology, di California, AS, para ilmuwan percaya spesies baru ini adalah satu keluarga dengan jenis Abelisauroid.
""Sebelumnya, kami telah menemukan fosil Abelisauroid di dalam bebatuan di pulau Dahalokey. Jadi, kami sudah menduga, spesies jenis ini dan 'keluarganya' sudah berada di Madagaskar sejak 90 juta tahun lalu,"" kata Farke.
Ia mengatakan, dinosaurus ini adalah spesies pemakan daging, berjalan dengan dua kaki, memiliki ukuran sebesar sapi dewasa, dan memiliki ekor. ""Panjang dinosaurus ini berkisar antara 2,75 sampai 4,3 meter,"" tutur Farke.
![]()
Sementara menurut Joe Sertich, penemu fosil dinosaurus Dahalokely, penemuan ini terkait dengan dinosaurus-dinosaurus lain yang berasal dari Benua Selatan.
""Temuan ini membuktikan pentingnya menjelajahi daerah di seluruh dunia. Masih banyak spesies-spesies dinosaurus baru yang menanti untuk ditemukan,"" kata Sertich, dilansir BBC.
Hasil temuan dinosaurus spesies baru ini telah diterbitkan di Jurnal Plos One dengan judul ""An Abelisauroid Theropod Dinosaur from the Turonian of Madagascar."" "
Tapi, penemuan terbaru menunjukkan bahwa fosil dinosaurus spesies baru ini merupakan nenek moyang dari dinosaurus. Diperkirakan, dinosaurus ini hidup pada 90 juta tahun silam.
Seperti diberitakan The Independent, 19 April 2013, dinosaurus ini diberi nama Dahalokely. Nama Dahalokely berasal dari bahasa Malagasi, yang artinya hewan karnivora.
Menurut Dr Andrew Farke, kepala peneliti dari Raymond M Alf Museum of Paleontology, di California, AS, para ilmuwan percaya spesies baru ini adalah satu keluarga dengan jenis Abelisauroid.
""Sebelumnya, kami telah menemukan fosil Abelisauroid di dalam bebatuan di pulau Dahalokey. Jadi, kami sudah menduga, spesies jenis ini dan 'keluarganya' sudah berada di Madagaskar sejak 90 juta tahun lalu,"" kata Farke.
Ia mengatakan, dinosaurus ini adalah spesies pemakan daging, berjalan dengan dua kaki, memiliki ukuran sebesar sapi dewasa, dan memiliki ekor. ""Panjang dinosaurus ini berkisar antara 2,75 sampai 4,3 meter,"" tutur Farke.
Sementara menurut Joe Sertich, penemu fosil dinosaurus Dahalokely, penemuan ini terkait dengan dinosaurus-dinosaurus lain yang berasal dari Benua Selatan.
""Temuan ini membuktikan pentingnya menjelajahi daerah di seluruh dunia. Masih banyak spesies-spesies dinosaurus baru yang menanti untuk ditemukan,"" kata Sertich, dilansir BBC.
Hasil temuan dinosaurus spesies baru ini telah diterbitkan di Jurnal Plos One dengan judul ""An Abelisauroid Theropod Dinosaur from the Turonian of Madagascar."" "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





