News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Kacamata pintar besutan Google, Google Glass mulai pekan ini dikirim ke publik. Sebagai pembuka, Google Glass diberikan kepada para pemenang kontes #ifihadglass dan pengembang.
Kedatangan perangkat yang dapat dipakai ini sangat dinanti para pecinta gadget yang antusias. Untuk akses ke internet, kacamata pintar ini menggunakan jaringan WiFi maupun bluetooth.
Dengan kemudahan koneksi itu, memungkinkan peminat Google Glass membuat panggilan, pencarian teman sekitar. Perangkat ini juga mendukung untuk layanan dasar seperti pesan teks sampai mengambil arahan menggunakan GPS.
Sayangnya, dilaporkan LA Times, 18 April 2013, Google Glass tidak berfungsi untuk perangkat berbasis iOS. Dari spesifikasi resmi yang dirilis , Google Glass hanya berjalan pada aplikasi berbasis Android, MyGlass.
""Aplikasi pendamping MyGlass berjalan pada versi Android 4.0.3, Ice Cream Sandwich, atau lebih tinggi. MyGlass memungkinkan GPS dan pesan SMS,"" kata Google secara online.
Aplikasi MyGlass membantu pengguna untuk mengirim GPS dan SMS. Nah, aplikasi itu tidak tersedia untuk perangkat Apple, seperti iPhone, alih-alih membeli kacamata pintar berbanderol US$1500 setara Rp14,5 juta. Tapi untuk fitur lain seperti panggilan telepon, video chatting dan pencarian Google, iPhone tetap berfungsi.
Juru bicara Google menolak berkomentar soal ketersediaan aplikasi itu dalam perangkat Apple.
"
Kedatangan perangkat yang dapat dipakai ini sangat dinanti para pecinta gadget yang antusias. Untuk akses ke internet, kacamata pintar ini menggunakan jaringan WiFi maupun bluetooth.
Dengan kemudahan koneksi itu, memungkinkan peminat Google Glass membuat panggilan, pencarian teman sekitar. Perangkat ini juga mendukung untuk layanan dasar seperti pesan teks sampai mengambil arahan menggunakan GPS.
Sayangnya, dilaporkan LA Times, 18 April 2013, Google Glass tidak berfungsi untuk perangkat berbasis iOS. Dari spesifikasi resmi yang dirilis , Google Glass hanya berjalan pada aplikasi berbasis Android, MyGlass.
""Aplikasi pendamping MyGlass berjalan pada versi Android 4.0.3, Ice Cream Sandwich, atau lebih tinggi. MyGlass memungkinkan GPS dan pesan SMS,"" kata Google secara online.
Aplikasi MyGlass membantu pengguna untuk mengirim GPS dan SMS. Nah, aplikasi itu tidak tersedia untuk perangkat Apple, seperti iPhone, alih-alih membeli kacamata pintar berbanderol US$1500 setara Rp14,5 juta. Tapi untuk fitur lain seperti panggilan telepon, video chatting dan pencarian Google, iPhone tetap berfungsi.
Juru bicara Google menolak berkomentar soal ketersediaan aplikasi itu dalam perangkat Apple.
"
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





