News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Populasi singa Afrika Barat dilaporkan tinggal menunggu kepunahan. Jumlah spesies ini semakin menurun diduga akibat perburuan dan semakin sempitnya habitat mereka.
Menurut para ahli konservasi, populasi singa dengan nama latin Panthera leo senegalensis ini diperkirakan tersisa hanya 645 ekor di Afrika bagian Barat dan Tengah.
Dari jumlah tersebut sedikitnya 34 singa yang tersisa ada di Nigeria. Sementara kelompok singa lainnya tersebar di Burkina Faso, Republik Niger, Republik Afrika Tengah, Kamerun dan Chad. Singa ini sudah punah di negara-negara seperti Ghana, Pantai Gading dan Togo.
Padahal tiga puluh tahun lalu populasi singa masih 200.000 ekor berkeliaran liar di seluruh benua. Sekarang populasi tinggal antara 15.000 sampai 32.000 ekor singa dari berbagai spesies.
Selain sebaran populasi sangat terbatas. Singa Afrika Barat terancam oleh kehilangan habitat, kehilangan mangsa alami akibat perburuan liar dan konflik manusia.
Ancaman juga termasuk kebutuhan tulang singa yang digunakan untuk memasok kebutuhan obat tradisional Asia karena tulang harimau lebih langka.
Para ahli dari kelompok konservasi LionAid mengatakan singa Afrika Barat diacuhkan oleh pemerintah setempat. ""Singa ini telah diabaikan untuk waktu yang sangat lama dan tidak memiliki program perlindungan yang memadai,"" kata Dewan pengawas LionAid, Dr Pieter Kat seperti dilansir Dailymail, 9 Januari 2013."
Menurut para ahli konservasi, populasi singa dengan nama latin Panthera leo senegalensis ini diperkirakan tersisa hanya 645 ekor di Afrika bagian Barat dan Tengah.
Dari jumlah tersebut sedikitnya 34 singa yang tersisa ada di Nigeria. Sementara kelompok singa lainnya tersebar di Burkina Faso, Republik Niger, Republik Afrika Tengah, Kamerun dan Chad. Singa ini sudah punah di negara-negara seperti Ghana, Pantai Gading dan Togo.
Padahal tiga puluh tahun lalu populasi singa masih 200.000 ekor berkeliaran liar di seluruh benua. Sekarang populasi tinggal antara 15.000 sampai 32.000 ekor singa dari berbagai spesies.
Selain sebaran populasi sangat terbatas. Singa Afrika Barat terancam oleh kehilangan habitat, kehilangan mangsa alami akibat perburuan liar dan konflik manusia.
Ancaman juga termasuk kebutuhan tulang singa yang digunakan untuk memasok kebutuhan obat tradisional Asia karena tulang harimau lebih langka.
Para ahli dari kelompok konservasi LionAid mengatakan singa Afrika Barat diacuhkan oleh pemerintah setempat. ""Singa ini telah diabaikan untuk waktu yang sangat lama dan tidak memiliki program perlindungan yang memadai,"" kata Dewan pengawas LionAid, Dr Pieter Kat seperti dilansir Dailymail, 9 Januari 2013."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





