News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Perusahaan komponen elektronika Freescale Semiconductor Inc. mempunyai produk prosesor terkecil di dunia, Kinetis KL02, yang didesain dapat ditelan manusia.
KL02 merupakan microcontroller (MCU) ARM berukuran 1,9 x 2.0 milimeter atau 25 persen lebih kecil dari MCU ARM kecil sebelumnya.
Freescale, dalam situs resmi mereka, menyebut prosesor KL02 dipakai pada perangkat-perangkat portable, alat kontrol penginderaan, hingga alat pendeteksi kesehatan yang ditelan.
Meskipun kecil, Freescale mengklaim prosesor itu berkemampuan layaknya prosesor ARM Cortex-M0 32-bit yang mengkonsumsi tenaga listrik 1,71 - 3,6 volt.
""Segala hal tentang Internet akan jadi ekosistem yang luas dan beragam dengan perangkat terkoneksi. Hal ini dapat berkisar dari sensor kecil yang memantau tanaman atau pengairan hingga mikro-kontrol yang memantau efisiensi energi pada gedung,"" kata Direktur Produk Prosesor Terintegrasi ARM, Richard York.
MCU KL02 dilengkapi memori flash 32 kilo bit, RAM empat kilo bit, dan konverter analog ke digital 12-bit. "
KL02 merupakan microcontroller (MCU) ARM berukuran 1,9 x 2.0 milimeter atau 25 persen lebih kecil dari MCU ARM kecil sebelumnya.
Freescale, dalam situs resmi mereka, menyebut prosesor KL02 dipakai pada perangkat-perangkat portable, alat kontrol penginderaan, hingga alat pendeteksi kesehatan yang ditelan.
Meskipun kecil, Freescale mengklaim prosesor itu berkemampuan layaknya prosesor ARM Cortex-M0 32-bit yang mengkonsumsi tenaga listrik 1,71 - 3,6 volt.
""Segala hal tentang Internet akan jadi ekosistem yang luas dan beragam dengan perangkat terkoneksi. Hal ini dapat berkisar dari sensor kecil yang memantau tanaman atau pengairan hingga mikro-kontrol yang memantau efisiensi energi pada gedung,"" kata Direktur Produk Prosesor Terintegrasi ARM, Richard York.
MCU KL02 dilengkapi memori flash 32 kilo bit, RAM empat kilo bit, dan konverter analog ke digital 12-bit. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





