News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Techno
November, BlackBerry Jual Perusahaan?
Jumat,2013-09-06,14:12:36

BlackBerry Q10 [foto ilustrasi] | (blogs.montrealgazette.com)
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - BlackBerry semakin terpojok di tengah persaingan produsen teknologi mobile. Perusahaan Kanada itu dilaporkan ingin cepat melakukan proses lelang aset perusahaan. Lelang diharapkan bisa dieksekusi dalam kurang dari dua bulan, November mendatang.
Dilansir ZDnet, Kamis 5 September 2013, kabar ini pertama kali disampaikan surat kabar Wall Street Journal yang mengutip sumber terdekat penjualan.
Menurut surat kabar itu, BlackBerry tengah terlibat pembicaraan serius dengan perusahaan penawar yang berminat. Sayang, nama perusahaan yang berminat itu dirahasiakan.
Kabar penjualan aset perusahaan bergulir cepat sejak BlackBerry membentuk komite kecil bulan lalu, berisi anggota dewan perusahaan, untuk mengeksplorasi strategi alternatif penjualan bagian perusahaan kepada penawar tertinggi.
Kabar penjualan juga semakin terdorong oleh akuisisi divisi ponsel dan layanan Nokia oleh Microsoft dengan nilai US$7,2 miliar, setara Rp78,7 triliun, kemarin.
Diincar Microsoft?
Laman Bloomberg bahkan melaporkan, perusahaan yang didirikan Bill Gates itu mencermati perkembangan yang terjadi pada BlackBerry. Microsoft bisa jadi salah satu raksasa yang siap melumat aset BlackBerry setelah sukses membeli Nokia.
Sinyal pasar pun membuka jalan untuk penjualan BlackBerry. Sejak Microsoft sukses membeli Nokia, harga saham BlackBerry terus naik lebih dari tiga persen awal pekan ini.
Kemarin, saham BlackBerry ditutup naik lebih dari lima persen sejak perusahaan memutuskan akan menjual aset perusahaan pertengahan Agustus lalu.
Kini, kemungkinan Microsoft untuk membeli BlackBerry masih besar. Pasalnya, setahun lalu perusahaan asal Redmont itu memang menimbang dua alternatif pembelian perusahaan, yaitu Nokia atau BlackBerry. Dan, ternyata Microsoft lebih memilih Nokia. Apakah BlackBerry jadi sasaran berikutnya?
Sampai saat ini BlackBerry belum masih enggan menanggapi rumor dan spekulasi tersebut.
Dilansir ZDnet, Kamis 5 September 2013, kabar ini pertama kali disampaikan surat kabar Wall Street Journal yang mengutip sumber terdekat penjualan.
Menurut surat kabar itu, BlackBerry tengah terlibat pembicaraan serius dengan perusahaan penawar yang berminat. Sayang, nama perusahaan yang berminat itu dirahasiakan.
Kabar penjualan aset perusahaan bergulir cepat sejak BlackBerry membentuk komite kecil bulan lalu, berisi anggota dewan perusahaan, untuk mengeksplorasi strategi alternatif penjualan bagian perusahaan kepada penawar tertinggi.
Kabar penjualan juga semakin terdorong oleh akuisisi divisi ponsel dan layanan Nokia oleh Microsoft dengan nilai US$7,2 miliar, setara Rp78,7 triliun, kemarin.
Diincar Microsoft?
Laman Bloomberg bahkan melaporkan, perusahaan yang didirikan Bill Gates itu mencermati perkembangan yang terjadi pada BlackBerry. Microsoft bisa jadi salah satu raksasa yang siap melumat aset BlackBerry setelah sukses membeli Nokia.
Sinyal pasar pun membuka jalan untuk penjualan BlackBerry. Sejak Microsoft sukses membeli Nokia, harga saham BlackBerry terus naik lebih dari tiga persen awal pekan ini.
Kemarin, saham BlackBerry ditutup naik lebih dari lima persen sejak perusahaan memutuskan akan menjual aset perusahaan pertengahan Agustus lalu.
Kini, kemungkinan Microsoft untuk membeli BlackBerry masih besar. Pasalnya, setahun lalu perusahaan asal Redmont itu memang menimbang dua alternatif pembelian perusahaan, yaitu Nokia atau BlackBerry. Dan, ternyata Microsoft lebih memilih Nokia. Apakah BlackBerry jadi sasaran berikutnya?
Sampai saat ini BlackBerry belum masih enggan menanggapi rumor dan spekulasi tersebut.
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





