News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Aplikasi pesan instan
(IANnews.id) Jakarta - Fenomena berkirim foto, video dan audio yang cukup sering dilakukan para pengguna WeChat membuat layanan pesan instan itu memberikan tempat penyimpanan gratis di Cloud. Fitur penyimpanan cloud ini gratis untuk para pengguna Wechat yang kehabisan memori untuk menyimpan datanya.
Fitur penyimpanan Cloud ini bisa digunakan untuk menyimpan data pengguna baik foto, perekam suara, maupun video yang ukurannya mencapai 1 Gb. Jika dalam beberapa bulan ke depan fasilitas Cloud Storage ini masih dirasa kurang memadai maka jumlahnya akan ditambahkan.
"Layanan Cloud Storage ini gratis. Kalau memang pengguna merasa 1 GB masih belum cukup, kami akan pertimbangkan untuk menambahnya," kata Bagus Binatoro selaku Direktur MNC Tencent di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Kamis 22 Mei 2014.
Saat ini Cloud Storage sudah diluncurkan secara global pada minggu lalu. Pengguna Indonesia sampai saat ini merupakan pengguna paling banyak yang menikmati layanan tersebut.
Untuk menikmati layanan ini pengguna WeChat cukup tekan agak lama di foto, pesan, video, atau pesan suara yang akan disimpan, nanti akan muncul pilihan menu. Pilih menur favorite, maka otomatis tersimpan langsung di cloud.
File tersebut dapat diakses tidak hanya mengandalkan telepon pintar tapi perangkat lainnya juga bisa digunakan. Mengenai segi keamanan penyimpanan data di Cloud Storeage. WeChat berujar data pelanggan aman dalam genggaman pemiliknya.
"Yang bisa membuka hanya penggunanya saja kecuali kalau dia menyebarkan passwordnya ke orang lain," ucap Bagus.
WeChat satu-satunya media sosial yang mendapatkan sertifikat E-Trust yang di aundit dari awal sampai akhir.
Selain menyediakan penyimpanan gratis, WeChat juga telah memiliki sticker dengan karakter lokal yakni Ayu Tingting. Selain itu juga terdapatnya sticker bahasa alay seperti keles, garing, lebay, mager, cius miapa, dan lainnya. Sticker tersebut menjadi konten lokal yang tidak tersedia di negara lain.
Bagus Binatoro mengatakan setiap jasa layanan messaging mempunyai sticker, namun yang membedakan WeChat dengan yang lainnya yaitu adanya sticker bergerak, sehingga dapat menyampaikan emosi penggunanya saat berinteraksi dengan yang lainnya.
Data terakhir menunjukkan pengguna WeChat global mencapai 396 juta. Di Indonesia sendiri, pengguna WeChat mencapai 50% dari total pengguna smartphone. Rata-rata pemilik akun WeChat berusia antara 15-25.
Fitur penyimpanan Cloud ini bisa digunakan untuk menyimpan data pengguna baik foto, perekam suara, maupun video yang ukurannya mencapai 1 Gb. Jika dalam beberapa bulan ke depan fasilitas Cloud Storage ini masih dirasa kurang memadai maka jumlahnya akan ditambahkan.
"Layanan Cloud Storage ini gratis. Kalau memang pengguna merasa 1 GB masih belum cukup, kami akan pertimbangkan untuk menambahnya," kata Bagus Binatoro selaku Direktur MNC Tencent di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Kamis 22 Mei 2014.
Saat ini Cloud Storage sudah diluncurkan secara global pada minggu lalu. Pengguna Indonesia sampai saat ini merupakan pengguna paling banyak yang menikmati layanan tersebut.
Untuk menikmati layanan ini pengguna WeChat cukup tekan agak lama di foto, pesan, video, atau pesan suara yang akan disimpan, nanti akan muncul pilihan menu. Pilih menur favorite, maka otomatis tersimpan langsung di cloud.
File tersebut dapat diakses tidak hanya mengandalkan telepon pintar tapi perangkat lainnya juga bisa digunakan. Mengenai segi keamanan penyimpanan data di Cloud Storeage. WeChat berujar data pelanggan aman dalam genggaman pemiliknya.
"Yang bisa membuka hanya penggunanya saja kecuali kalau dia menyebarkan passwordnya ke orang lain," ucap Bagus.
WeChat satu-satunya media sosial yang mendapatkan sertifikat E-Trust yang di aundit dari awal sampai akhir.
Selain menyediakan penyimpanan gratis, WeChat juga telah memiliki sticker dengan karakter lokal yakni Ayu Tingting. Selain itu juga terdapatnya sticker bahasa alay seperti keles, garing, lebay, mager, cius miapa, dan lainnya. Sticker tersebut menjadi konten lokal yang tidak tersedia di negara lain.
Bagus Binatoro mengatakan setiap jasa layanan messaging mempunyai sticker, namun yang membedakan WeChat dengan yang lainnya yaitu adanya sticker bergerak, sehingga dapat menyampaikan emosi penggunanya saat berinteraksi dengan yang lainnya.
Data terakhir menunjukkan pengguna WeChat global mencapai 396 juta. Di Indonesia sendiri, pengguna WeChat mencapai 50% dari total pengguna smartphone. Rata-rata pemilik akun WeChat berusia antara 15-25.
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





