News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANN News) Jakarta - Produsen piranti lunak Jolla mulai menjual ponsel pintar bersistem operasi Sailfish dengan layar 4,5 inci.
Sekilas, tampilan ponsel pintar Jolla seakan terbagi dua bagian yaitu sisi depan hitam dan sisi penutup belakang yang dapat diganti warnanya.
Salah satu pencipta Jolla (diucapkan Yol-la), Marc Dillon seperti dikutip Engadget, menyebut bagian depan berisi komponen prosesor dual-core, layar sentuh, dan kamera depan.
Di bagian belakang ponsel atau disebut other half terdapat kamera delapan inci dan penutup berwarna yang akan menyesuaikan dengan warna pengguna antar-muka (user interface).
""Bagian lain ini adalah semua tentang jenis konten media dan fitur ponsel,"" kata Dillon tentang ponsel seharga 399 euro itu (sekitar Rp5 juta).
Mantan pegawai Nokia itu mengatakan tidak ada tombol fisik lain di ponsel asal Finlandia itu selain tombol utama (power key) dan tombol pengatur suara (volume keys).
Ponsel yang akan didistribusikan mulai akhir 2013 dan hanya dijual melalui saluran dalam jaringan (online) itu juga mendukung jaringan 4G dan aplikasi-aplikasi yang beroperasi di Android.
Seorang pendiri lain Jolla, Antti Saarnio seperti dikutip BBC, mengharapkan Nokia akan menggunakan sistem operasi Sailfish untuk perangkat-perangkat terbaru mereka.
""Kami sebenarnya cukup terbuka. Kami menawarkan sistem operasi ini untuk digunakan produsen ponsel pintar lain,"" kata Saarnio yang pernah mengembangkan sistem operasi MeeGo di Nokia N9-00 itu. "
Sekilas, tampilan ponsel pintar Jolla seakan terbagi dua bagian yaitu sisi depan hitam dan sisi penutup belakang yang dapat diganti warnanya.
Salah satu pencipta Jolla (diucapkan Yol-la), Marc Dillon seperti dikutip Engadget, menyebut bagian depan berisi komponen prosesor dual-core, layar sentuh, dan kamera depan.
Di bagian belakang ponsel atau disebut other half terdapat kamera delapan inci dan penutup berwarna yang akan menyesuaikan dengan warna pengguna antar-muka (user interface).
""Bagian lain ini adalah semua tentang jenis konten media dan fitur ponsel,"" kata Dillon tentang ponsel seharga 399 euro itu (sekitar Rp5 juta).
Mantan pegawai Nokia itu mengatakan tidak ada tombol fisik lain di ponsel asal Finlandia itu selain tombol utama (power key) dan tombol pengatur suara (volume keys).
Ponsel yang akan didistribusikan mulai akhir 2013 dan hanya dijual melalui saluran dalam jaringan (online) itu juga mendukung jaringan 4G dan aplikasi-aplikasi yang beroperasi di Android.
Seorang pendiri lain Jolla, Antti Saarnio seperti dikutip BBC, mengharapkan Nokia akan menggunakan sistem operasi Sailfish untuk perangkat-perangkat terbaru mereka.
""Kami sebenarnya cukup terbuka. Kami menawarkan sistem operasi ini untuk digunakan produsen ponsel pintar lain,"" kata Saarnio yang pernah mengembangkan sistem operasi MeeGo di Nokia N9-00 itu. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





