News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Microsoft memfokuskan migrasi Windows 8 pada semua segmen klien, termasuk enterprise, konsumer, maupun small-medium business.
Untuk segmen enterprise, perusahaan piranti lunak terbesar di dunia ini menyasar semua lini membidik perusahaan finansial, manufaktur, asuransi, bank, dan telekomunikasi.
Perusahaan pengapalan Indonesia, PT Arpeni Pratama Ocen Line (APOL), adalah salah satu yang tertarik menggunakan Windows 8, setelah bertahun-tahun sebelumnya menggunakan Windows XP.
Saat dijumpai di kantor Microsoft, Senin 21 Januari 2012, perusahaan pengapalan tersebut mengungkapkan, ketertarikannya menggunakan Windows 8 lantaran kemudahan penggunaan piranti lunak, maupun dukungan fitur mobile seperti Windows To Go.
""Ini bukan soal harga. Teknologi informasi yang bagus sudah pasti menekan biaya,"" kata Lars Gruenitz, Chief Operating Officer/Director Operations APOL.
Bukan hanya versi enterprise saja, di segmen Windows 8 untuk konsumer, Microsoft juga memberikan penawaran migrasi dengan lisensi khusus, yaitu US$69,99, setara Rp676 ribu, sampai 31 Januari 2013.
Per 1 Febuari 2013, lisensi akan berubah. Namun, Microsoft enggan membocorkan harga lisensi baru tersebut. "
Untuk segmen enterprise, perusahaan piranti lunak terbesar di dunia ini menyasar semua lini membidik perusahaan finansial, manufaktur, asuransi, bank, dan telekomunikasi.
Perusahaan pengapalan Indonesia, PT Arpeni Pratama Ocen Line (APOL), adalah salah satu yang tertarik menggunakan Windows 8, setelah bertahun-tahun sebelumnya menggunakan Windows XP.
Saat dijumpai di kantor Microsoft, Senin 21 Januari 2012, perusahaan pengapalan tersebut mengungkapkan, ketertarikannya menggunakan Windows 8 lantaran kemudahan penggunaan piranti lunak, maupun dukungan fitur mobile seperti Windows To Go.
""Ini bukan soal harga. Teknologi informasi yang bagus sudah pasti menekan biaya,"" kata Lars Gruenitz, Chief Operating Officer/Director Operations APOL.
Bukan hanya versi enterprise saja, di segmen Windows 8 untuk konsumer, Microsoft juga memberikan penawaran migrasi dengan lisensi khusus, yaitu US$69,99, setara Rp676 ribu, sampai 31 Januari 2013.
Per 1 Febuari 2013, lisensi akan berubah. Namun, Microsoft enggan membocorkan harga lisensi baru tersebut. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





