News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Sebagai salah satu pemain terbesar di China, Huawei tidak kalah agresif dibandingkan Samsung dan LG, yang mewakili Negeri Ginseng. Memperkuat posisinya di arena smartphone, Huawei menghadirkan G520, ponsel pintar berbekal prosesor quad-core dan berbentang layar 4,5 inci.
Ternyata, meski sudah membuat kejutan di CES 2013 lalu, dengan merilis Ascend Mate dan Ascend D2 untuk segmen hi-end, Huawei masih menyimpan satu produk jagoan lagi. Dibandingkan dua produk yang meluncur di Las Vegas itu, Huawei G520 digadang-gadang sebagai smartphone kelas terjangkau. Benarkah? Mari kita kupas isinya.
Dilansir GSMArena, Senin, 21 Januari 2012, Huawei G520 mengadopsi Android 4.0 Ice Cream Sandwich sebagai sistem operasinya, selangkah tertinggal di belakang Jelly Bean. Untuk memproses segala perintah, bekerja sebuah prosesor quad-core Mediatek MT6589 dengan clock 1,2 GHz, chipset khas merek China yang cukup bertenaga. Huawei memadukan prosesor itu dengan memori RAM berkapasitas 512 MB.
Di sisi depan, membentang layar sentuh LCD capacitive berukuran 4,5 inci, yang belum diketahui berapa resolusi maksimalnya. Di sisi sebaliknya, terdapat kamera berkemampuan sensor 5 MP, lengkap dengan flash LED. Kamera sekunder berkemampuan VGA juga mejeng di sisi muka.
Tidak diketahui apakah Huawei G520 dilengkapi slot microSD atau tidak. Begitu juga kapasitas baterainya.
Namun, untuk sebuah ponsel dengan spesifikasi mewah, harga US$225, atau setara Rp2,1 juta, rasanya cukup mengejutkan. Apalagi diluncurkan oleh Huawei, bukan merek ""kagetan"". Sayang, sampai saat ini Huawei baru mengumumkan kehadirannya di China, melalui China Mobile."
Ternyata, meski sudah membuat kejutan di CES 2013 lalu, dengan merilis Ascend Mate dan Ascend D2 untuk segmen hi-end, Huawei masih menyimpan satu produk jagoan lagi. Dibandingkan dua produk yang meluncur di Las Vegas itu, Huawei G520 digadang-gadang sebagai smartphone kelas terjangkau. Benarkah? Mari kita kupas isinya.
Dilansir GSMArena, Senin, 21 Januari 2012, Huawei G520 mengadopsi Android 4.0 Ice Cream Sandwich sebagai sistem operasinya, selangkah tertinggal di belakang Jelly Bean. Untuk memproses segala perintah, bekerja sebuah prosesor quad-core Mediatek MT6589 dengan clock 1,2 GHz, chipset khas merek China yang cukup bertenaga. Huawei memadukan prosesor itu dengan memori RAM berkapasitas 512 MB.
Di sisi depan, membentang layar sentuh LCD capacitive berukuran 4,5 inci, yang belum diketahui berapa resolusi maksimalnya. Di sisi sebaliknya, terdapat kamera berkemampuan sensor 5 MP, lengkap dengan flash LED. Kamera sekunder berkemampuan VGA juga mejeng di sisi muka.
Tidak diketahui apakah Huawei G520 dilengkapi slot microSD atau tidak. Begitu juga kapasitas baterainya.
Namun, untuk sebuah ponsel dengan spesifikasi mewah, harga US$225, atau setara Rp2,1 juta, rasanya cukup mengejutkan. Apalagi diluncurkan oleh Huawei, bukan merek ""kagetan"". Sayang, sampai saat ini Huawei baru mengumumkan kehadirannya di China, melalui China Mobile."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





