News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Cerita yang menarik untuk disimak dalam beberapa bulan terakhir, di mana hubungan Samsung dan beberapa raksasa perusahaan teknologi dunia semakin mesra. Ya, Samsung kian diandalkan sebagai produsen komponen untuk ponsel dan komputer tablet.
Tak terkecuali keterikatannya dengan Google, semakin kuat, berkolaborasi untuk membesarkan ekosistem Android. Apple pun dibuat ketar-ketir.
Baru-baru ini, Korea Times melaporkan, Senin 27 Mei 2013, Google ternyata mengadopsi layar OLED (organic light-emitting diode) besutan Samsung untuk perangkat kacamata pintarnya, Google Glass.
Menurut seorang sumber internal Samsung, keputusan Google ini menjadi langkah yang sangat besar, ""Karena artinya Google mempercayakan Samsung sebagai mitra paling dekat untuk proyek-proyek di masa depan.""
Sementara itu, sumber lain yang juga berasal dari internal Samsung mengatakan pada Korea Times, ""Google memperlakukan Samsung sebagai mitra bisnis yang sangat serius. Menggunakan layar Samsung pada kaca Glass akan meningkatkan bisnis OLED secara menyeluruh.""
Namun, sumber tersebut tak bersedia memaparkan berapa unit layar OLED Glass yang sudah diproduksi Samsung untuk Google.
![]()
Dalam keterangan resmi, Google Glass dikatakan hadir dengan layar resolusi 640x360 piksel, yang setara dengan layar HD 25 inci dari ketinggian delapan kaki, atau 2,4 meter.
Perangkat wearable ini hadir dengan kamera 5 MP yang mampu merekam video dengan kualitas HD alias 720 piksel.
Audio muncul melalui Bone Conduction Transduce. Alat ini terletak pada tangkai kacamata yang terhubung dengan kuping.
Untuk kenyamanan, desain Google Glass hadir dengan bantalan hidung yang disesuaikan. Google mengklaim kacamata ini cocok dengan semua jenis wajah. Asyiknya, Google menyediakan ekstra bantalan. Jadi, pengguna akan mendapatkan dua bantalan.
Google Glass juga bisa dipakai untuk mengirim GPS dan SMS dengan memanfaatkan aplikasi MyGlass yang tersedia dalam perangkat berbasis Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich atau di atasnya. "
Tak terkecuali keterikatannya dengan Google, semakin kuat, berkolaborasi untuk membesarkan ekosistem Android. Apple pun dibuat ketar-ketir.
Baru-baru ini, Korea Times melaporkan, Senin 27 Mei 2013, Google ternyata mengadopsi layar OLED (organic light-emitting diode) besutan Samsung untuk perangkat kacamata pintarnya, Google Glass.
Menurut seorang sumber internal Samsung, keputusan Google ini menjadi langkah yang sangat besar, ""Karena artinya Google mempercayakan Samsung sebagai mitra paling dekat untuk proyek-proyek di masa depan.""
Sementara itu, sumber lain yang juga berasal dari internal Samsung mengatakan pada Korea Times, ""Google memperlakukan Samsung sebagai mitra bisnis yang sangat serius. Menggunakan layar Samsung pada kaca Glass akan meningkatkan bisnis OLED secara menyeluruh.""
Namun, sumber tersebut tak bersedia memaparkan berapa unit layar OLED Glass yang sudah diproduksi Samsung untuk Google.
Dalam keterangan resmi, Google Glass dikatakan hadir dengan layar resolusi 640x360 piksel, yang setara dengan layar HD 25 inci dari ketinggian delapan kaki, atau 2,4 meter.
Perangkat wearable ini hadir dengan kamera 5 MP yang mampu merekam video dengan kualitas HD alias 720 piksel.
Audio muncul melalui Bone Conduction Transduce. Alat ini terletak pada tangkai kacamata yang terhubung dengan kuping.
Untuk kenyamanan, desain Google Glass hadir dengan bantalan hidung yang disesuaikan. Google mengklaim kacamata ini cocok dengan semua jenis wajah. Asyiknya, Google menyediakan ekstra bantalan. Jadi, pengguna akan mendapatkan dua bantalan.
Google Glass juga bisa dipakai untuk mengirim GPS dan SMS dengan memanfaatkan aplikasi MyGlass yang tersedia dalam perangkat berbasis Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich atau di atasnya. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





