News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Penasaran ingin mengetahui kedalaman laut di lokasi tertentu? Saat ini sudah ada solusinya. Aplikasi pemetaan yang dikembangkan Microsoft, Bing, memungkinkan Anda mengetahui kedalaman laut tanpa harus basah tercebur.
Bing baru saja memperbarui platform Maps berkat citra satelit TerraColor, dengan resolusi 15 meter per piksel serta citra satelit resolusi tinggi yang mencakup 13,79 juta kilometer persegi. Cakupan ini diklaim meliputi seluruh wilayah dunia.
Microsoft mengatakan, dilansir Mashable, Jumat 1 Maret 2013, langkah ini adalah bagian dari upaya Bing untuk menyaingi Google Maps yang telah memperkenalkan layanan StreetView. Layanan StreetView dalam Google Maps memungkinkan pengguna melihat suatu lokasi dari berbagai sudut alias 360 derajat.
Data pemetaan baru ini menunjukkan bentuk dan keistimewaan alami Bumi, menampilkan lapisan dasar satelit dengan meminimalisir tampilan awan melayang di suatu wilayah. Dengan demikian pulau-pulau kecil dapat dilihat dengan jelas.
Pengguna juga dapat memperbesar peta sampai 13 kali untuk mendapatkan rincian lebih detail dalam pencitraan satelit ini.
""Topografi dasar laut yang diwakili oleh warna teduh (biru gelap sampai biru cerah) menunjukkan perubahan warna kedalaman laut,"" kata Microsoft dalam blog resminya.
""Pelindung laut yang diperkecil biasanya tertutupi oleh es dan awan. Kombinasi dari pelindung laut dan pencitraan kedalaman laut (barimetri)memberikan sebuah pandangan lautan dunia yang lebih bermakna,"" tambahnya. "
Bing baru saja memperbarui platform Maps berkat citra satelit TerraColor, dengan resolusi 15 meter per piksel serta citra satelit resolusi tinggi yang mencakup 13,79 juta kilometer persegi. Cakupan ini diklaim meliputi seluruh wilayah dunia.
Microsoft mengatakan, dilansir Mashable, Jumat 1 Maret 2013, langkah ini adalah bagian dari upaya Bing untuk menyaingi Google Maps yang telah memperkenalkan layanan StreetView. Layanan StreetView dalam Google Maps memungkinkan pengguna melihat suatu lokasi dari berbagai sudut alias 360 derajat.
Data pemetaan baru ini menunjukkan bentuk dan keistimewaan alami Bumi, menampilkan lapisan dasar satelit dengan meminimalisir tampilan awan melayang di suatu wilayah. Dengan demikian pulau-pulau kecil dapat dilihat dengan jelas.
Pengguna juga dapat memperbesar peta sampai 13 kali untuk mendapatkan rincian lebih detail dalam pencitraan satelit ini.
""Topografi dasar laut yang diwakili oleh warna teduh (biru gelap sampai biru cerah) menunjukkan perubahan warna kedalaman laut,"" kata Microsoft dalam blog resminya.
""Pelindung laut yang diperkecil biasanya tertutupi oleh es dan awan. Kombinasi dari pelindung laut dan pencitraan kedalaman laut (barimetri)memberikan sebuah pandangan lautan dunia yang lebih bermakna,"" tambahnya. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





