News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Seorang eksekutif Apple membantah isu akan adanya ""iPhone murah"" yang telah beberapa hari mengemuka di kalangan media dan pemerhati teknologi. Wakil Presiden Senior Apple Inc. untuk pemasaran global, Phil Schiller, mengatakan iPhone murah tidak akan pernah menjadi masa depan produk perusahaannya.
Dalam wawancara dengan surat kabar China, Shanghai Evening News - yang juga dilansir laman The Next Web pada 10 Januari 2013 - Schiller menegaskan setiap produk Apple yang diciptakan menggunakan teknologi terbaik. ""Ini termasuk saluran produksi, tampilan Retina, desain unibody, untuk memberikan produk terbaik ke pasar,"" kata Schiller.
Di China, contohnya, telah terjadi perubahan segmen pasar. Produk smartphone kini mengalahkan pasar ponsel konvensional.
""Meskipun popularitas smartphone murah tengah naik, ini tidak akan menjadi masa depan produk-produk Apple. Bahkan, meski pangsa pasar smartphone Apple hanya sekitar 20 persen, kami memiliki 75 persen keuntungan,"" jelasnya.
Apple disebut perlu melakukan penyesuaian terhadap proses pengembangan produk dan strategi pemasaran dalam rangka untuk membuat terobosan serius dalam pengembangan pasar smartphone. Peningkatan skala ekonomi sampai memproduksi bagian-bagian produk Apple menjadi prioritas.
Bantahan Apple ini menjawab rumor yang diterbitkan sejumlah media terkemuka di AS beberapa hari lalu. Harian The Wall Street Journal misalnya, mengungkapkan bahwa iPhone murah akan tersedia untuk pasar negara berkembang di triwulan kedua tahun ini."
Dalam wawancara dengan surat kabar China, Shanghai Evening News - yang juga dilansir laman The Next Web pada 10 Januari 2013 - Schiller menegaskan setiap produk Apple yang diciptakan menggunakan teknologi terbaik. ""Ini termasuk saluran produksi, tampilan Retina, desain unibody, untuk memberikan produk terbaik ke pasar,"" kata Schiller.
Di China, contohnya, telah terjadi perubahan segmen pasar. Produk smartphone kini mengalahkan pasar ponsel konvensional.
""Meskipun popularitas smartphone murah tengah naik, ini tidak akan menjadi masa depan produk-produk Apple. Bahkan, meski pangsa pasar smartphone Apple hanya sekitar 20 persen, kami memiliki 75 persen keuntungan,"" jelasnya.
Apple disebut perlu melakukan penyesuaian terhadap proses pengembangan produk dan strategi pemasaran dalam rangka untuk membuat terobosan serius dalam pengembangan pasar smartphone. Peningkatan skala ekonomi sampai memproduksi bagian-bagian produk Apple menjadi prioritas.
Bantahan Apple ini menjawab rumor yang diterbitkan sejumlah media terkemuka di AS beberapa hari lalu. Harian The Wall Street Journal misalnya, mengungkapkan bahwa iPhone murah akan tersedia untuk pasar negara berkembang di triwulan kedua tahun ini."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





