News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) California- Peneliti dari University of California dan University of Nebraska - Lincoln di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa pemanasan global dan perubahan iklim akan berpeluang meningkatkan ukuran kadal biasa menjadi raksasa.
Seperti dilansir Softpedia, Minggu 14 Juli 2013, beberapa spesies kadal yang ada di planet Bumi bisa tumbuh dengan ukuran panjang mencapai 3 meter. Itu berdasarkan temuan fosil-fosil kadal di daerah Myanmar dan Burma pada 1970.
Spesies kadal purba yang berasal pada 40 juta tahun lalu rata-rata ukurannya bisa mencapai panjang 1,8 meter dan berat 27 kilogram.
Tapi, meskipun mereka tidak akan mengubah pola makan yang mengonsumsi tanaman, tapi tetap saja kadal raksasa akan jadi pemandangan mengerikan bagi manusia.
""Pada zaman dulu, suhu di Bumi juga sangat tinggi, sehingga membuat kadal-kadal purba memiliki ukuran tubuh yang besar,"" ujar Patricia Holroyd, paleontolog dari University of California.
Dia menambahkan, ini seperti bentuk dari gigantisme pada kadal karnivora. Tim peneliti berpikir, iklim yang hangat selama periode tertentu akan membuat kadal yang berdarah dingin berevolusi menjadi lebih besar.
""Kami yakin, beberapa reptil modern akan tumbuh menjadi lebih besar, karena suhu global yang terus meningkat,"" kata Holroyd.
Sementara itu, menurut Jason Head, paleontolog vertebrata di University of Nebraska-Lincoln, iklim yang hangat selama periode tertentu akan memungkinkan terjadinya evolusi ukuran tubuh kadal.
""Spesies lainnya seperti kura-kura, ular, dan buaya, juga akan tumbuh menjadi lebih besar dari saat ini, karena pengaruh dari meningkatnya suhu di Bumi,"" ungkap Head.
Hasil dari penelitian sudah dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society B pada akhir Juni. "
Seperti dilansir Softpedia, Minggu 14 Juli 2013, beberapa spesies kadal yang ada di planet Bumi bisa tumbuh dengan ukuran panjang mencapai 3 meter. Itu berdasarkan temuan fosil-fosil kadal di daerah Myanmar dan Burma pada 1970.
Spesies kadal purba yang berasal pada 40 juta tahun lalu rata-rata ukurannya bisa mencapai panjang 1,8 meter dan berat 27 kilogram.
Tapi, meskipun mereka tidak akan mengubah pola makan yang mengonsumsi tanaman, tapi tetap saja kadal raksasa akan jadi pemandangan mengerikan bagi manusia.
""Pada zaman dulu, suhu di Bumi juga sangat tinggi, sehingga membuat kadal-kadal purba memiliki ukuran tubuh yang besar,"" ujar Patricia Holroyd, paleontolog dari University of California.
Dia menambahkan, ini seperti bentuk dari gigantisme pada kadal karnivora. Tim peneliti berpikir, iklim yang hangat selama periode tertentu akan membuat kadal yang berdarah dingin berevolusi menjadi lebih besar.
""Kami yakin, beberapa reptil modern akan tumbuh menjadi lebih besar, karena suhu global yang terus meningkat,"" kata Holroyd.
Sementara itu, menurut Jason Head, paleontolog vertebrata di University of Nebraska-Lincoln, iklim yang hangat selama periode tertentu akan memungkinkan terjadinya evolusi ukuran tubuh kadal.
""Spesies lainnya seperti kura-kura, ular, dan buaya, juga akan tumbuh menjadi lebih besar dari saat ini, karena pengaruh dari meningkatnya suhu di Bumi,"" ungkap Head.
Hasil dari penelitian sudah dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society B pada akhir Juni. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





