News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Raksasa perusahaan teknologi dunia, Apple, kabarnya sedang berusaha keras untuk segera menghadirkan jam tangan pintarnya, iWatch, ke publik.
Dalam beberapa minggu terakhir ini, produsen iPhone dan iPad itu dilaporkan agresif merekrut teknisi baru di luar perusahaan untuk mempercepat pengembangan iWatch.
Mengutip sumber terpercaya, dilansir Macrumor, 15 Juli 2013, yang mengetahui hal ini, perburuan karyawan yang dilakukan Apple akan mengorbankan jadwal rilis iWatch, yang disebut-sebut bakal mundur sampai akhir tahun 2014.
Sumber itu menyebutkan, Apple terkendala masalah gangguan pengendalian (hard engineering) perangkat yang tidak bisa dipecahkan tim teknisi Apple yang jumlahnya sedikit.
Namun, langkah untuk mempekerjakan teknisi dari luar Apple sudah lazim dilakukan, seperti pada produk-produk sebelumnya, tatkala memproduksi iPod, iPhone, maupun iPad.
Sumber juga melaporkan, perusahaan besutan mendiang Steve Jobs itu mempertimbangkan untuk akuisisi perusahaan kecil yang bisa mendukung proyek jam tangan pintar, tanpa memberhentikan teknisi yang sudah ada.
Apple dikabarkan melibatkan 100 desainer untuk membuat iWatch. Awal bulan ini terungkap, perusahaan Cupertino-California itu juga ""menggandeng"" Paul Devene, yang sebelumnya menjabat CEO Yves Saint Laurent (YSL), sebuah pentolan rumah mode terkenal di dunia.
Devene didapuk untuk proyek khusus yang dikaitkan dengan proyek iWatch dan perangkat wearable Apple lainnya, sebelum benar-benar dirilis ke pasar. Layak ditunggu. "
Dalam beberapa minggu terakhir ini, produsen iPhone dan iPad itu dilaporkan agresif merekrut teknisi baru di luar perusahaan untuk mempercepat pengembangan iWatch.
Mengutip sumber terpercaya, dilansir Macrumor, 15 Juli 2013, yang mengetahui hal ini, perburuan karyawan yang dilakukan Apple akan mengorbankan jadwal rilis iWatch, yang disebut-sebut bakal mundur sampai akhir tahun 2014.
Sumber itu menyebutkan, Apple terkendala masalah gangguan pengendalian (hard engineering) perangkat yang tidak bisa dipecahkan tim teknisi Apple yang jumlahnya sedikit.
Namun, langkah untuk mempekerjakan teknisi dari luar Apple sudah lazim dilakukan, seperti pada produk-produk sebelumnya, tatkala memproduksi iPod, iPhone, maupun iPad.
Sumber juga melaporkan, perusahaan besutan mendiang Steve Jobs itu mempertimbangkan untuk akuisisi perusahaan kecil yang bisa mendukung proyek jam tangan pintar, tanpa memberhentikan teknisi yang sudah ada.
Apple dikabarkan melibatkan 100 desainer untuk membuat iWatch. Awal bulan ini terungkap, perusahaan Cupertino-California itu juga ""menggandeng"" Paul Devene, yang sebelumnya menjabat CEO Yves Saint Laurent (YSL), sebuah pentolan rumah mode terkenal di dunia.
Devene didapuk untuk proyek khusus yang dikaitkan dengan proyek iWatch dan perangkat wearable Apple lainnya, sebelum benar-benar dirilis ke pasar. Layak ditunggu. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





