News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Curiosity, robot yang menjalankan misi ruang angkasa di Mars, baru-baru ini mencatat sejarah baru dalam eksplorasi ruang angkasa. Rover itu mengirimkan gambar baru hasil temuannya berupa mineral serupa Bumi di Planet Merah itu.
Di dalam video, 8 Februari 2013, Curiosity nampak mengebor sebongkah batu tua sedalam 2,5 inci untuk mengambil sampelnya. Disaksikan oleh para ilmuwan dari Bumi, serpihan batu itu kemudian dimasukkan ke dalam bodi Curiosity untuk dianalisa lebih lanjut.
""Foto-foto dan video ini mencatat prestasi bersejarah oleh Curiosity,"" kata Louise Jandura, sample system chief engineer untuk Curiosity, Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, Pasadena-California, pada Space.com, 25 Februari 2013.
""Ini untuk pertama kalinya, robot mengebor dan mengambil sampel batu di Mars, bahkan pertama kali di luar angkasa. Dalam sejarah lima dekade ruang angkasa, ini adalah peristiwa langka,"" ujarnya.
Untuk diketahui, Rover Curiosity adalah robot buatan NASA yang sengaja dikirimkan untuk menguak misteri di Planet Mars. Robot ini menginjakkan kaki pertama kali di Mars pada 6 Agustus 2012. Robot yang kurang lebih sebesar mobil ini memakan biaya produksi senilai US$2,5 miliar, atau setara Rp24,2 triliun. "
Di dalam video, 8 Februari 2013, Curiosity nampak mengebor sebongkah batu tua sedalam 2,5 inci untuk mengambil sampelnya. Disaksikan oleh para ilmuwan dari Bumi, serpihan batu itu kemudian dimasukkan ke dalam bodi Curiosity untuk dianalisa lebih lanjut.
""Foto-foto dan video ini mencatat prestasi bersejarah oleh Curiosity,"" kata Louise Jandura, sample system chief engineer untuk Curiosity, Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, Pasadena-California, pada Space.com, 25 Februari 2013.
""Ini untuk pertama kalinya, robot mengebor dan mengambil sampel batu di Mars, bahkan pertama kali di luar angkasa. Dalam sejarah lima dekade ruang angkasa, ini adalah peristiwa langka,"" ujarnya.
Untuk diketahui, Rover Curiosity adalah robot buatan NASA yang sengaja dikirimkan untuk menguak misteri di Planet Mars. Robot ini menginjakkan kaki pertama kali di Mars pada 6 Agustus 2012. Robot yang kurang lebih sebesar mobil ini memakan biaya produksi senilai US$2,5 miliar, atau setara Rp24,2 triliun.
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





