News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Di ajang Mega Bazaar Computer (MBC) 2013, tak sedikit vendor lokal yang unjuk gigi dengan produk-produk anyar. Salah satunya adalah IMO, yang meluncurkan tablet terbarunya, Tab Y5 iPlay.
Pada Tab Y5 iPlay, IMO mengedepankan game ""Plant vs Zombie"" untuk menyedot perhatian konsumennya. ""Kami sudah bekerja sama dengan EA Games agar para pengguna dapat memainkan game-game EA secara gratis,"" kata Sarwo Wargono, Presiden Direktur IMO, di sela MBC 2013, 6 Maret 2013.
Dia menambahkan, strategi ini ditempuh karena pada seri sebelumnya, IMO Z5, meraih sukses setelah menanamkan game Real Football. ""Saat ini, Tab Y5 iPlay sudah laku 5.000 unit. Ini hasil yang cukup baik bagi IMO,"" ujar Sarwo.
IMO Y5 iPlay memiliki dimensi 197 x 124 x 11,5 mm dan memiliki bobot sekitar 352 gram. Sementara layarnya berukuran 7 inci dengan TFT Capacitive Touchscreen.
Di balik layar, bekerja sebuah prosesor 1 GHz MTK 6515 ARMv7, yang dipadu dengan kartu grafis OpenGL ES 2.0, RAM 512MB, dan memori internal 4 GB. Sedangkan, untuk sistem operasi, IMO menggunakan Android 4.0 Ice Cream Sandwich.
Untuk sisi hiburan, tablet anyar IMO ini dilengkapi dengan dual kamera 2MP pada bagian belakang dan kamera VGA pada bagian depan. IMO juga tidak luput membenamkan fitur khas merek lokal, TV analog. Masalah daya, Tab Y5 iPlay sudah dibekali baterai 3.000 mAh.
Tablet buatan lokal ini dibanderol dengan harga Rp1.300.000.
Fokus penjualan
Di tengah derasnya arus produk-produk global yang mengalir ke Tanah Air, sejumlah produk lokal harus lebih giat memutar otak agar bisa bertahan. IMO memilih untuk tidak neko-neko, cukup beradaptasi dengan tren produk teknologi yang ada.
""Tahun ini, fokus kami mengeluarkan smartphone dan tablet. Komposisinya 40 persen smartphone, 50 persen tablet. Sisanya adalah feature phone,"" kata Sarwo.
Namun, dia mengakui, IMO masih membutuhkan waktu untuk membuat produk yang lebih baik, berkualitas, tidak mudah rusak, dan bisa di-upgrade peranti lunaknya.
""Untuk bisa bersaing dengan merek-merek global, tahun ini, kami fokus pada tablet dengan prosesor dual-core and quad-core,"" tutup Sarwo.
Sejalan dengan IMO, merek lokal lain, Mito turut fokus pada produk tablet dan smartphone. Dari kedua kategori produk itu, penguasa 50 persen pangsa pasar merek lokal itu mematok 250 ribu unit penjualan produk setiap bulan, dengan target penjualan 100 ribu unit tablet per bulan.
""Target kedua produk kami bisa raih 30 sampai 40 persen pangsa pasar,"" kata Hansen.
Dia mengatakan, sepanjang tahun ini, Mito siap menggelontorkan 30 jenis produk dari kategori smartphone-tablet. Sebagian besar produk, atau 80 persen, masih membidik segmen entry level.
Sampai saat ini, MITO sudah melepas 10 produk, dengan rincian dua tablet dan delapan ponsel pintar.
Pada arena MBC 2013, MITO meluncurkan dua gadget dual core, satu tablet ukuran 9 inchi, MITO T970 dengan banderol Rp1,5 juta dan smartphone A300 dengan banderol Rp699 ribu."
Pada Tab Y5 iPlay, IMO mengedepankan game ""Plant vs Zombie"" untuk menyedot perhatian konsumennya. ""Kami sudah bekerja sama dengan EA Games agar para pengguna dapat memainkan game-game EA secara gratis,"" kata Sarwo Wargono, Presiden Direktur IMO, di sela MBC 2013, 6 Maret 2013.
Dia menambahkan, strategi ini ditempuh karena pada seri sebelumnya, IMO Z5, meraih sukses setelah menanamkan game Real Football. ""Saat ini, Tab Y5 iPlay sudah laku 5.000 unit. Ini hasil yang cukup baik bagi IMO,"" ujar Sarwo.
IMO Y5 iPlay memiliki dimensi 197 x 124 x 11,5 mm dan memiliki bobot sekitar 352 gram. Sementara layarnya berukuran 7 inci dengan TFT Capacitive Touchscreen.
Di balik layar, bekerja sebuah prosesor 1 GHz MTK 6515 ARMv7, yang dipadu dengan kartu grafis OpenGL ES 2.0, RAM 512MB, dan memori internal 4 GB. Sedangkan, untuk sistem operasi, IMO menggunakan Android 4.0 Ice Cream Sandwich.
Tablet buatan lokal ini dibanderol dengan harga Rp1.300.000.
Fokus penjualan
Di tengah derasnya arus produk-produk global yang mengalir ke Tanah Air, sejumlah produk lokal harus lebih giat memutar otak agar bisa bertahan. IMO memilih untuk tidak neko-neko, cukup beradaptasi dengan tren produk teknologi yang ada.
""Tahun ini, fokus kami mengeluarkan smartphone dan tablet. Komposisinya 40 persen smartphone, 50 persen tablet. Sisanya adalah feature phone,"" kata Sarwo.
Namun, dia mengakui, IMO masih membutuhkan waktu untuk membuat produk yang lebih baik, berkualitas, tidak mudah rusak, dan bisa di-upgrade peranti lunaknya.
""Untuk bisa bersaing dengan merek-merek global, tahun ini, kami fokus pada tablet dengan prosesor dual-core and quad-core,"" tutup Sarwo.
Sejalan dengan IMO, merek lokal lain, Mito turut fokus pada produk tablet dan smartphone. Dari kedua kategori produk itu, penguasa 50 persen pangsa pasar merek lokal itu mematok 250 ribu unit penjualan produk setiap bulan, dengan target penjualan 100 ribu unit tablet per bulan.
""Target kedua produk kami bisa raih 30 sampai 40 persen pangsa pasar,"" kata Hansen.
Dia mengatakan, sepanjang tahun ini, Mito siap menggelontorkan 30 jenis produk dari kategori smartphone-tablet. Sebagian besar produk, atau 80 persen, masih membidik segmen entry level.
Sampai saat ini, MITO sudah melepas 10 produk, dengan rincian dua tablet dan delapan ponsel pintar.
Pada arena MBC 2013, MITO meluncurkan dua gadget dual core, satu tablet ukuran 9 inchi, MITO T970 dengan banderol Rp1,5 juta dan smartphone A300 dengan banderol Rp699 ribu."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





