Indonesia Archipelago National Network - IANNnews.com

Techno



Sentuhan Indonesia di Ponsel Terbaru Blackberry

Rabu,2014-05-14,09:06:09
BlackBerry Z3 Jakarta
(IANnews.id) Jakarta - Blackberry mencoba memberi sentuhan Indonesia dalam ponsel pintar terbarunya. Ponsel teranyar perusahaan asal Kanada itu menyasar masyarakat Indonesia yang senang berbagi dalam segala aktivitas mereka.

Edisi khusus Blackberry Indonesia yang dinamai Blackberry Z3 Jakarta Edition itu diluncurkan Selasa 13 Mei 2014 di Pacific Place, Jakarta. "Dengan konten lokal yang tersedia dalam ponsel ini, diharapkan membantu sifat berbaginya orang-orang Indonesia," kata Ardo Fadhola, Senior Product Manager Blackberry Indonesia.

Konten lokal yang dimaksud bukan hanya ada Bahasa Indonesia saja, melainkan ada bahasa daerah, yaitu: Bahasa Sunda dan Jawa. Selain itu juga, terdapat sticker karakter lokal dalam fitur BBM, seperti wayang.

Apa kelebihan lainnya? Z3 Jakarta Edition juga membantu pengguna di Indonesia untuk terhubung dan lebih produktif dengan layar sentuh 5 inch (960x540). Tidak hanya itu saja, Z3 ini punya keunggulan yang mampu mendeteksi apa yang dimaksud penggunanya saat mengetik. Deteksi ini melibatkan tiga bahasa sekaligus.

Di fitur BBM, penggunanya bisa sharing voice video dengan lawan bicara. Untuk itu ponsel ini dipersenjatai dua kamera depan dan belakang dengan kekuatan masing-masing 1,1 megapixel dan 5 megapixel, plus LED flash.

Memori eksternal menjangkau 8 Gb, RAM 1,5 GB. Sedangkan prosesornya, Z3 memakai Quacomm Snapdragon 400, dual-core Cortex A7 1,2 GHz, Adreno 305. Dan yang tak kalah menarik, Z3 dilengakapi sistem operasi khusus, Blackberry 10.2.1 sehingga mampu menjelajah dengan koneksi yang cepat.

Meski Z3 Jakarta Edition ini edisi lokal, namun akan dipasarkan secara global. Di pasaran, ponsel ini dilego dengan harga US$199 atau Rp2,2 juta. Meski harganya terjangkau, material yang digunakan untuk membuat ponsel ini tidak ecek-ecek. Kualitas produk dan fitur-fitur yang ditawarkan Z3 serupa dengan ponsel seharga di atas Rp3 juta.

Saat ditanya pasar yang masih dikuasai produk-produk iPhone dan Android, Blackberry menilai, kondisi tersebut bisa saja berubah setiap saatnya. "Kami optimis dengan target ini dan masih ada peluang untuk bersaing. Masih bisa berkembang," Ardo.

Hal serupa pun diyakini oleh Maspiyono Handoyo, Managing Director Blackberry Indonesia. "Berdasarkan data, ada sekitar 70 persen orang-orang Indonesia menggunakan Blackberry," ungkapnya.

Diapun masih enggan menyebutkan spesifik target pemasaran Z3. Namun, mereka ingin mencapai penjualan yang maksimal.

Persaingan antar telepon pintar ini membuat perusahaan getol menonjolkan kelebihan masing-masing. Ardo yakin Blackberry masih diminati pengguna karena memiliki tingkat keamanan yang tinggi, khususnya terkait privasi pengguna.

"Sampai saat ini tidak ada kasus soal keamanan yang berkenaan dengan kami," kata Ardo.
Lihat Juga Lowongan Kerja Terbaru:
jobs-to-success
GFS
REAFO
REAFO