News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Virtual desktop mulai dilirik di Tanah Air. Selain efisien dan lebih ringkas, tren PC (personal computer) memang menurun, terutama di lingkungan usaha kecil menengah dan enterprise.
Teknologi server virtual (virtual server) telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menyederhanakan infrastruktur server dan mengurangi biaya modal pun operasional.
Kini, konsep yang sama perlahan diterapkan pada pengguna komputer dengan PC virtual desktop. Tantangannya, total biaya untuk memperoleh, mengelola, dan mengganti ratusan desktop PC, bahkan ribuan, sangat tinggi.
Sebab itu, Ncomputing memperkenalkan solusi virtual desktop untuk memenuhi kebutuhan bisnis kecil dan menengah, juga sektor pendidikan.
Solusi ini memanfaatkan daya yang tidak terpakai pada server atau PC, sehingga pemakai bagaikan menggunakan PC pada umumnya dengan harga yang relatif lebih terjangkau, menurut keterangan pers, 21 Mei 2013.
""Dengan menggantikan model PC ke infrastruktur zero thin-client, NComputing membantu perusahaan untuk menggunakan infrastruktur komputerisasi lebih efisien, sambil mengurangi biaya-biaya,"" ujar Ronny Rochilie, Sales & Marketing Manager PT Megatronix Mitraniaga.
Indonesia menjadi pasar NComputing terbesar kedua setelah India untuk kawasan Asia Pasifik, berdasarkan Data International Data Corporation (IDC) 2011, sebagai pemimpin untuk desktop virtual (virtual desktop).
""Target pasar kami adalah sektor pendidikan, termasuk bisnis kecil dan menengah atau UKM,"" jelas Ronny. Dia mengatakan, solusi virtual ini tepat digunakan untuk kebutuhan guru dan murid, produsen dan konsumen di tingkat mana pun.
Banyak model telah diperkenalkan sejak pertama kali NComputing diluncurkan. L300 dan M300 misalnya, yang diperuntukan bagi UKM, Korporat dan Pendidikan. ""Kami juga memiliki seri N yang dirancang untuk perusahaan berskala besar khususnya pemakai platform Citrix,"" ungkap Ronny."
Teknologi server virtual (virtual server) telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menyederhanakan infrastruktur server dan mengurangi biaya modal pun operasional.
Kini, konsep yang sama perlahan diterapkan pada pengguna komputer dengan PC virtual desktop. Tantangannya, total biaya untuk memperoleh, mengelola, dan mengganti ratusan desktop PC, bahkan ribuan, sangat tinggi.
Sebab itu, Ncomputing memperkenalkan solusi virtual desktop untuk memenuhi kebutuhan bisnis kecil dan menengah, juga sektor pendidikan.
Solusi ini memanfaatkan daya yang tidak terpakai pada server atau PC, sehingga pemakai bagaikan menggunakan PC pada umumnya dengan harga yang relatif lebih terjangkau, menurut keterangan pers, 21 Mei 2013.
""Dengan menggantikan model PC ke infrastruktur zero thin-client, NComputing membantu perusahaan untuk menggunakan infrastruktur komputerisasi lebih efisien, sambil mengurangi biaya-biaya,"" ujar Ronny Rochilie, Sales & Marketing Manager PT Megatronix Mitraniaga.
Indonesia menjadi pasar NComputing terbesar kedua setelah India untuk kawasan Asia Pasifik, berdasarkan Data International Data Corporation (IDC) 2011, sebagai pemimpin untuk desktop virtual (virtual desktop).
""Target pasar kami adalah sektor pendidikan, termasuk bisnis kecil dan menengah atau UKM,"" jelas Ronny. Dia mengatakan, solusi virtual ini tepat digunakan untuk kebutuhan guru dan murid, produsen dan konsumen di tingkat mana pun.
Banyak model telah diperkenalkan sejak pertama kali NComputing diluncurkan. L300 dan M300 misalnya, yang diperuntukan bagi UKM, Korporat dan Pendidikan. ""Kami juga memiliki seri N yang dirancang untuk perusahaan berskala besar khususnya pemakai platform Citrix,"" ungkap Ronny."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





