News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Setelah Apple, Samsung, dan Google sebelumnya disebut-sebut akan mengembangkan perangkat wearable, kini gliran Microsoft.
Ya, menurut sumber internal anonim, perusahaan teknologi asal Redmon, Washington, itu sedang menggarap jam pintar berlayar sentuh.
Berdasarkan keterangan sumber, Wall Street Journal melaporkan, 15 April 2013, Microsoft telah meminta salah satu produsen Asia untuk mengapalkan sejumlah komponen jam pintar layar sentuh.
Ketika dikonfirmasi, Microsoft enggan mengomentari rumor ini. Jika laporan itu benar, tentu ""pertarungan"" antara raksasa-raksasa teknologi dunia bertambah seru. Apakah kita akan memasuki era jam pintar? Sangat besar kemungkinannya.
Karena tak hanya perusahaan besar dan ternama, perusahaan startup seperti Jawbone, Pebble, bahkan Nike pun telah santer dikabarkan mengembangkan perangkat canggih ini.
Jadi Penyelamat?
Bagi Microsoft, ini bukan kali pertama rumor tentang proyek jam pintar berhembus. Di tahun 2004, perusahaan yang didirikan Bill Gates ini sempat menelurkan produk jam pintar di bawah nama SPOT (Smart Personal Object Technology).
Produk itu memungkinkan pengguna mengirimkan pesan via Windows Messenger, mengakses berita terkini, info saham, dan ramalan cuaca. Setelah produksinya dihentikan pada 2008, SPOT akhirnya tidak jadi dipasarkan. Keputusan ini diambil Microsoft pada tahun 2012.
Menariknya, peneliti Microsoft Bill Buxton sempat menyinggung soal jam pintar pada acara Microsoft TechFest, 6 Maret silam. Dia mengindikasikan bahwa ada kemungkinan perusahaan melirik pasar jam pintar lagi.
Isu tentang langkah Microsoft menggarap jam tangan pintar sejatinya semakin santer setelah IDC merilis laporan terbarunya minggu lalu. Menurut laporan tersebut, industri PC semakin suram, penjualannya semakin turun, kurang lebih 13,9 persen dibandingkan tahun lalu. Angka yang cukup besar jika dibandingkan 10 tahun terakhir.
Sejumlah analis menilai, temuan itu juga menandai bahwa kehadiran Windows 8 ternyata tidak mampu mengembalikan kedigdayaan Microsoft.
Era jam pintar akan tiba. Apakah Microsoft mampu menyaingi jam pintar Apple, Samsung dan Google? Menarik untuk ditunggu."
Ya, menurut sumber internal anonim, perusahaan teknologi asal Redmon, Washington, itu sedang menggarap jam pintar berlayar sentuh.
Berdasarkan keterangan sumber, Wall Street Journal melaporkan, 15 April 2013, Microsoft telah meminta salah satu produsen Asia untuk mengapalkan sejumlah komponen jam pintar layar sentuh.
Ketika dikonfirmasi, Microsoft enggan mengomentari rumor ini. Jika laporan itu benar, tentu ""pertarungan"" antara raksasa-raksasa teknologi dunia bertambah seru. Apakah kita akan memasuki era jam pintar? Sangat besar kemungkinannya.
Karena tak hanya perusahaan besar dan ternama, perusahaan startup seperti Jawbone, Pebble, bahkan Nike pun telah santer dikabarkan mengembangkan perangkat canggih ini.
Jadi Penyelamat?
Bagi Microsoft, ini bukan kali pertama rumor tentang proyek jam pintar berhembus. Di tahun 2004, perusahaan yang didirikan Bill Gates ini sempat menelurkan produk jam pintar di bawah nama SPOT (Smart Personal Object Technology).
Produk itu memungkinkan pengguna mengirimkan pesan via Windows Messenger, mengakses berita terkini, info saham, dan ramalan cuaca. Setelah produksinya dihentikan pada 2008, SPOT akhirnya tidak jadi dipasarkan. Keputusan ini diambil Microsoft pada tahun 2012.
Menariknya, peneliti Microsoft Bill Buxton sempat menyinggung soal jam pintar pada acara Microsoft TechFest, 6 Maret silam. Dia mengindikasikan bahwa ada kemungkinan perusahaan melirik pasar jam pintar lagi.
Isu tentang langkah Microsoft menggarap jam tangan pintar sejatinya semakin santer setelah IDC merilis laporan terbarunya minggu lalu. Menurut laporan tersebut, industri PC semakin suram, penjualannya semakin turun, kurang lebih 13,9 persen dibandingkan tahun lalu. Angka yang cukup besar jika dibandingkan 10 tahun terakhir.
Sejumlah analis menilai, temuan itu juga menandai bahwa kehadiran Windows 8 ternyata tidak mampu mengembalikan kedigdayaan Microsoft.
Era jam pintar akan tiba. Apakah Microsoft mampu menyaingi jam pintar Apple, Samsung dan Google? Menarik untuk ditunggu."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





