News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Eksplorasi luar angkasa terus berkembang. Kini suatu perusahaan antariksa swasta sudah menawarkan paket wisata ke Planet Mars dan Bulan.
Kendati proyek wisata ini sangat mahal, ternyata tak sepi peminat. Untuk wisata ke Mars saja, perusahaan Belanda untuk misi pengiriman awak ke Planet Merah, Mars One, kebanjiran 78.000 peminat.
Perusahaan antariksa lain, Golden Spike tak mau kalah. Laman Popsci.com melansir, perusahaan itu telah merencanakan ekspedisi dua awak ke bulan pada tahun 2020, dengan harga tiket US$750 juta, setara Rp7,2 triliun.
Nah, sebelum mewujudkan proyek ini, Golden Spike merilis konsep pesawat yang akan digunakan untuk menjelajahi bulan. Pesawat ini dinamakan Pumpkin.
Pesawat yang berdiameter lima meter untuk menopang muatan ini terdapat ruangan oval (Surface Habitat) yang berfungsi untuk tempat tinggal awak. Ada juga Ascent Pod, ruangan berbentuk bulat yang lebih kecil untuk beristirahat awak.
![]()
Golden Spike mengakui, rencana mengirim awak ke Bulan dengan teknologi canggih masih butuh proses panjang.
Baru-baru ini, Golden Spike tercatat telah menggandeng perusahaan kedirgantaraan, Northrop Grumman, untuk mengevaluasi cetak biru dari pesawat Pumpkin.
Evaluasi juga termasuk melihat aspek rencana bisnis. Sedangkan, Northrop Grumman menyatakan, Pumpkin layak untuk membawa awak ke Bulan."
Kendati proyek wisata ini sangat mahal, ternyata tak sepi peminat. Untuk wisata ke Mars saja, perusahaan Belanda untuk misi pengiriman awak ke Planet Merah, Mars One, kebanjiran 78.000 peminat.
Perusahaan antariksa lain, Golden Spike tak mau kalah. Laman Popsci.com melansir, perusahaan itu telah merencanakan ekspedisi dua awak ke bulan pada tahun 2020, dengan harga tiket US$750 juta, setara Rp7,2 triliun.
Nah, sebelum mewujudkan proyek ini, Golden Spike merilis konsep pesawat yang akan digunakan untuk menjelajahi bulan. Pesawat ini dinamakan Pumpkin.
Pesawat yang berdiameter lima meter untuk menopang muatan ini terdapat ruangan oval (Surface Habitat) yang berfungsi untuk tempat tinggal awak. Ada juga Ascent Pod, ruangan berbentuk bulat yang lebih kecil untuk beristirahat awak.
Golden Spike mengakui, rencana mengirim awak ke Bulan dengan teknologi canggih masih butuh proses panjang.
Baru-baru ini, Golden Spike tercatat telah menggandeng perusahaan kedirgantaraan, Northrop Grumman, untuk mengevaluasi cetak biru dari pesawat Pumpkin.
Evaluasi juga termasuk melihat aspek rencana bisnis. Sedangkan, Northrop Grumman menyatakan, Pumpkin layak untuk membawa awak ke Bulan."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





