News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) Jakarta - Pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ismail Cawidu mengatakan situs video Youtube berbeda kasus dengan Vimeo sehingga pihaknya belum berencana untuk memblokir Youtube sebagaimana yang telah dilakukan terhadap Vimeo.
"Youtube itu berbeda dengan Vimeo. Kalau Youtube itu ada kantor perwakilan di Indonesia sehingga kalau ada masalah bisa lebih cepat ditangani dan langsung dikonfirmasi," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan pemerintah belum akan memblokir Youtube meski kadang ditemukan di dalamnya konten atau material berbau pornografi.
Alasannya layanan berbagi video milik Google itu mempunyai perwakilan di Tanah Air, sehingga jika ada konten porno bisa dengan mudah diminta untuk segera dihapus.
"Sementara Vimeo kantor pusatnya di New York, perlu waktu untuk konfirmasi dan harus dihubungi melalui email, sehingga jika ada konten pornografi akan memakan waktu lama penanganannya," katanya.
Menurut dia keberadaan kantor perwakilan di Indonesia mempermudah proses komunikasi antara pengelola situs dengan otoritas kebijakan.
Dengan begitu ketika ada masalah atau misalnya jika ada konten pornografi di dalamnya bisa dengan mudah berkomunikasi langsung sehingga konten-konten bermasalah itu bisa segera dihapus.
"Kalau Vimeo membuka kantor di Indonesia, tentu tidak akan seperti ini masalahnya, karena kita bisa segera berkomunikasi langsung," kata Ismail.
Ismail mengatakan blokir terhadap Vimeo akan dicabut jika situs berbagi video yang sebagian besar kontennya berkualitas HD itu bersedia menghapus konten-konten yang dianggap sebagai pornografi.
Pihaknya sendiri sudah mengirim surat kepada Vimeo yang berisi permintaan agar konten-konten negatif di dalam layanannya dihapus untuk pengguna layanan di Indonesia namun sampai saat ini belum ada jawaban resmi.
"Youtube itu berbeda dengan Vimeo. Kalau Youtube itu ada kantor perwakilan di Indonesia sehingga kalau ada masalah bisa lebih cepat ditangani dan langsung dikonfirmasi," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan pemerintah belum akan memblokir Youtube meski kadang ditemukan di dalamnya konten atau material berbau pornografi.
Alasannya layanan berbagi video milik Google itu mempunyai perwakilan di Tanah Air, sehingga jika ada konten porno bisa dengan mudah diminta untuk segera dihapus.
"Sementara Vimeo kantor pusatnya di New York, perlu waktu untuk konfirmasi dan harus dihubungi melalui email, sehingga jika ada konten pornografi akan memakan waktu lama penanganannya," katanya.
Menurut dia keberadaan kantor perwakilan di Indonesia mempermudah proses komunikasi antara pengelola situs dengan otoritas kebijakan.
Dengan begitu ketika ada masalah atau misalnya jika ada konten pornografi di dalamnya bisa dengan mudah berkomunikasi langsung sehingga konten-konten bermasalah itu bisa segera dihapus.
"Kalau Vimeo membuka kantor di Indonesia, tentu tidak akan seperti ini masalahnya, karena kita bisa segera berkomunikasi langsung," kata Ismail.
Ismail mengatakan blokir terhadap Vimeo akan dicabut jika situs berbagi video yang sebagian besar kontennya berkualitas HD itu bersedia menghapus konten-konten yang dianggap sebagai pornografi.
Pihaknya sendiri sudah mengirim surat kepada Vimeo yang berisi permintaan agar konten-konten negatif di dalam layanannya dihapus untuk pengguna layanan di Indonesia namun sampai saat ini belum ada jawaban resmi.
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





