News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Temuan kerangka manusia dari masa lalu memang umum. Namun, bagaimana jika kerangka yang ditemukan adalah sepasang kekasih dan ditemukan dalam posisi bergandengan tangan? Ini seperti menemukan kerangka Romeo dan Juliet.
Arkeolog dari Cluj-Napoca Institute of Archaeology and History of Art menemukan kerangka dengan karakteristik tersebut. Ia menemukannya setelah melakukan penggalian di lokasi bekas biara Dominikan.
Peneliti utama dalam ekskavasi ini, Adrian Rusu, mengatakan, ""Ini misteri. Penguburan macam itu pada masa lalu langka. Kami percaya bahwa pria yang ditemukan kerangkanya itu mati karena luka parah hingga bagian panggul patah.""
Karena kerangka perempuan yang ditemukan menunjukkan bahwa perempuan itu dalam kondisi sehat, maka Rusu dan timnya menduga bahwa sang perempuan mati karena patah hati akibat ditinggalkan pasangannya.
Belum jelas bagaimana perempuan yang ditemukan kerangkanya itu meninggal. Namun, karena bunuh diri dianggap dosa pada masa itu, kemungkinan bahwa perempuan itu bunuh diri kecil. Jika memang perempuan itu melakukannya, maka jasadnya takkan dikubur dengan posisi seperti saat ditemukan.
""Mereka pasti dikuburkan bersama sebagai penghormatan akan cinta yang mereka miliki,"" kata Rusu seperti dikutip Daily Mail, Senin (22/4/2013). Dua kerangka tersebut diperkirakan berasal dari tahun 1450-1550. Kerangka lain ditemukan, tetapi diduga tak berhubungan dengan dua kerangka itu. "
Arkeolog dari Cluj-Napoca Institute of Archaeology and History of Art menemukan kerangka dengan karakteristik tersebut. Ia menemukannya setelah melakukan penggalian di lokasi bekas biara Dominikan.
Peneliti utama dalam ekskavasi ini, Adrian Rusu, mengatakan, ""Ini misteri. Penguburan macam itu pada masa lalu langka. Kami percaya bahwa pria yang ditemukan kerangkanya itu mati karena luka parah hingga bagian panggul patah.""
Karena kerangka perempuan yang ditemukan menunjukkan bahwa perempuan itu dalam kondisi sehat, maka Rusu dan timnya menduga bahwa sang perempuan mati karena patah hati akibat ditinggalkan pasangannya.
Belum jelas bagaimana perempuan yang ditemukan kerangkanya itu meninggal. Namun, karena bunuh diri dianggap dosa pada masa itu, kemungkinan bahwa perempuan itu bunuh diri kecil. Jika memang perempuan itu melakukannya, maka jasadnya takkan dikubur dengan posisi seperti saat ditemukan.
""Mereka pasti dikuburkan bersama sebagai penghormatan akan cinta yang mereka miliki,"" kata Rusu seperti dikutip Daily Mail, Senin (22/4/2013). Dua kerangka tersebut diperkirakan berasal dari tahun 1450-1550. Kerangka lain ditemukan, tetapi diduga tak berhubungan dengan dua kerangka itu. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





