News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Tidak hanya menonjolkan kinerja mumpuni yang dimiliki Intel Core generasi keempat, pada peluncurannya di Indonesia, Intel juga memamerkan kemampuan pengolah grafis yang tersemat pada prosesor terbarunya itu.
Mengusung sebutan Iris, Intel mengklaim pengolah grafis ini memiliki kinerja dua kali lebih baik dibanding versi sebelumnya.
Dibuktikan lewat sebuah demo, menjalankan game balap terbaru Grid 2, raihan fps (frame per second) Iris sukses meningggalkan pendahulunya dengan raihan rata-rata di atas 50 fps, sedangkan pengolah grafis Intel terdahulu hanya cukup pada kisaran 35 fps.
Iris sendiri hadir dalam dua varian, yakni Iris yang disiapkan untuk menangani aktivitas grafis ringan seperti memutar film HD ataupun game ringan. Sedangkan Iris Pro disiapkan untuk menangani aktivitas grafis yang lebih berat seperti memainkan game kelas menengah ataupun editing foto dan video yang kompleks.
![]()
""Bersama Intel Core generasi keempat, Iris akan mempersenjatai notebook yang menghuni kelas enty-level hingga mainstream, sedangkan Iris Pro disiapkan untuk mengisi kelas mainstream hingga high-end yang ditempati oleh gaming notebook dan performance desktop,"" jelas Uday Marty, Managing Director Intel SEA di Senayan City, Jakarta, Selasa (2/7/2013)."
Mengusung sebutan Iris, Intel mengklaim pengolah grafis ini memiliki kinerja dua kali lebih baik dibanding versi sebelumnya.
Dibuktikan lewat sebuah demo, menjalankan game balap terbaru Grid 2, raihan fps (frame per second) Iris sukses meningggalkan pendahulunya dengan raihan rata-rata di atas 50 fps, sedangkan pengolah grafis Intel terdahulu hanya cukup pada kisaran 35 fps.
Iris sendiri hadir dalam dua varian, yakni Iris yang disiapkan untuk menangani aktivitas grafis ringan seperti memutar film HD ataupun game ringan. Sedangkan Iris Pro disiapkan untuk menangani aktivitas grafis yang lebih berat seperti memainkan game kelas menengah ataupun editing foto dan video yang kompleks.
""Bersama Intel Core generasi keempat, Iris akan mempersenjatai notebook yang menghuni kelas enty-level hingga mainstream, sedangkan Iris Pro disiapkan untuk mengisi kelas mainstream hingga high-end yang ditempati oleh gaming notebook dan performance desktop,"" jelas Uday Marty, Managing Director Intel SEA di Senayan City, Jakarta, Selasa (2/7/2013)."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





