News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Perangkat pengisi daya (charger) kini menjadi kebutuhan vital bagi pengguna gadget untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Berbagai merek charger sudah meramaikan pasaran.
Pada gelaran Mega Bazaar Computer (MBC) 2013 kali ini, muncul charger khusus untuk kondisi darurat, misalnya saat listrik mati, banjir, ataupun saat bencana alam.
Karena itu, seorang pengembang game asal Yogyakarta telah membuat charger tanpa membutuhkan aliran listrik ataupun baterai seperti powerbank. Pengisian daya ini menggandalkan tenaga pegas yang dipompa untuk menghasilkan sebuah daya listrik.
""Pengisian dilakukan dengan pompa menggunakan tangan selama tiga menit. Tenaga yang dikeluarkan 1,5 volt,"" papar NB Susilo, Presiden Director Solomon Group, di sela-sela arena MBC 2013, JCC Senayan, Jakarta, 8 Maret 2013.
Susilo menambahkan sumber tenaga pada pengisi daya ini disimpan pada sebuah dinamo, yang digerakkan oleh gulungan magnet. Dengan dipompa, struktur komponen tersebut berjalan dan menghasilkan daya.
""Jadi, arus bolak balik pada pengisi daya, diubah menjadi arus searah dan jadi sumber tenaga cadangan,"" jelasnya.
Dia menuturkan, charger ini dapat mengisi daya pada ponsel, kamera, dan gadget semacamnya. Namun sayang, dengan tenaga 1,5 volt, charger ini maksimal untuk mengisi setengah daya sebuah gadget yang mati total. Jika ingin menambah, pengguna harus memompa ulang.
""Memang hanya segitu, karena ini dikhususkan untuk kondisi darurat saja,"" ujar Susilo.
Dia mengaku, ide pengisi daya ini didapat dari Korea Selatan. Beberapa waktu lalu, kolega Susilo menceritakan ide ini kepadanya, akhirnya ia berbagi dan membuat pengisi daya sehingga dipamerkan pada MBC tahun ini.
Bagi yang tertarik, silakan datang. Tapi, Susilo hanya melayani pembelian dalam partai besar. ""Harganya Rp150 ribu per unit. Tapi, kami hanya layani pembelian per 100 unit,"" tukasnya.
Susilo mengaku pengisi daya tersebut baru dipamerkan ke publik pada pameran kali ini. ""Bulan depan baru akan saya luncurkan di UGM,"" ujarnya. "
Pada gelaran Mega Bazaar Computer (MBC) 2013 kali ini, muncul charger khusus untuk kondisi darurat, misalnya saat listrik mati, banjir, ataupun saat bencana alam.
Karena itu, seorang pengembang game asal Yogyakarta telah membuat charger tanpa membutuhkan aliran listrik ataupun baterai seperti powerbank. Pengisian daya ini menggandalkan tenaga pegas yang dipompa untuk menghasilkan sebuah daya listrik.
""Pengisian dilakukan dengan pompa menggunakan tangan selama tiga menit. Tenaga yang dikeluarkan 1,5 volt,"" papar NB Susilo, Presiden Director Solomon Group, di sela-sela arena MBC 2013, JCC Senayan, Jakarta, 8 Maret 2013.
Susilo menambahkan sumber tenaga pada pengisi daya ini disimpan pada sebuah dinamo, yang digerakkan oleh gulungan magnet. Dengan dipompa, struktur komponen tersebut berjalan dan menghasilkan daya.
""Jadi, arus bolak balik pada pengisi daya, diubah menjadi arus searah dan jadi sumber tenaga cadangan,"" jelasnya.
Dia menuturkan, charger ini dapat mengisi daya pada ponsel, kamera, dan gadget semacamnya. Namun sayang, dengan tenaga 1,5 volt, charger ini maksimal untuk mengisi setengah daya sebuah gadget yang mati total. Jika ingin menambah, pengguna harus memompa ulang.
""Memang hanya segitu, karena ini dikhususkan untuk kondisi darurat saja,"" ujar Susilo.
Dia mengaku, ide pengisi daya ini didapat dari Korea Selatan. Beberapa waktu lalu, kolega Susilo menceritakan ide ini kepadanya, akhirnya ia berbagi dan membuat pengisi daya sehingga dipamerkan pada MBC tahun ini.
Bagi yang tertarik, silakan datang. Tapi, Susilo hanya melayani pembelian dalam partai besar. ""Harganya Rp150 ribu per unit. Tapi, kami hanya layani pembelian per 100 unit,"" tukasnya.
Susilo mengaku pengisi daya tersebut baru dipamerkan ke publik pada pameran kali ini. ""Bulan depan baru akan saya luncurkan di UGM,"" ujarnya. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





