News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Ilmuwan muda Indonesia akan beradu kemampuan di bidang riset pada Konferensi Internasional Peneliti Muda (ICYS) yang akan diselenggarakan pada 15-22 April 2013 di Denpasar, Bali.
Ilmuwan Indonesia tersebut terdiri dari 12 siswa SMA yang telah diseleksi dari berbagai kabupaten-kota di seluruh Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Jogja, Kudus, Bali Makassar, Sengkang dan Palangkaraya.
Siswa-siswa tersebut sebelumnya juga sudah melewati proses seleksi ketat oleh tim Peneliti Belia Surya Institute dan dibina oleh para pakar bidangnya masing-masing.
""Ada ribuan peserta yang mendaftar, kira-kira ada 100 orang dari tiap provinsi yang kita seleksi,"" kata Ketua Tim ICYS Indonesia Syailendra Harahap saat konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Syailendra mengatakan para peserta akan mempresentasikan riset dengan latar belakang masalah di negaranya masing-masing dan memberikan solusi terkait masalah tersebut dengan cara serta sumber daya yang cocok dengan negaranya.
""Tidak seperti lomba lain yang memiliki tema khusus, ajang ini membebaskan topik penelitian dari dari para ilmuwan muda yang bertanding,"" katanya.
Dia menyebutkan akan ada enam kategori penelitian yang dipertandingkan, yakni fisika teori, fisika terapan, matematika, ilmu komputer, ilmu lingkungan dan sains kehidupan.
Syailendra menjelaskan presentasi hasil penelitian tersebut diadakan selama 10 menit, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dengan para juri internasional selama lima menit.
""Semua kegiatan akan dilakukan secara tertutup dalam bahasa Inggris,"" katanya.
Dia berharap tim Indonesia bisa menampilkan yang terbaik dan mengulang kesuksesan pada 2009 yang dinotbatkan sebagai peraih medali emas terbanyak.
""Ajang ini spesial karena kedua kalinya Indonesia sebagai tuan rumah tepat pada hari peringatan ICYS ke-20,"" katanya.
Syailendra berharap ajang tersebut membangkitkan semangat riset anak-anak muda Indonesia melalui kompetisi bergengsi yang melibatkan 182 peserta dari 23 negara Asia dan Eropa. "
Ilmuwan Indonesia tersebut terdiri dari 12 siswa SMA yang telah diseleksi dari berbagai kabupaten-kota di seluruh Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Jogja, Kudus, Bali Makassar, Sengkang dan Palangkaraya.
Siswa-siswa tersebut sebelumnya juga sudah melewati proses seleksi ketat oleh tim Peneliti Belia Surya Institute dan dibina oleh para pakar bidangnya masing-masing.
""Ada ribuan peserta yang mendaftar, kira-kira ada 100 orang dari tiap provinsi yang kita seleksi,"" kata Ketua Tim ICYS Indonesia Syailendra Harahap saat konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Syailendra mengatakan para peserta akan mempresentasikan riset dengan latar belakang masalah di negaranya masing-masing dan memberikan solusi terkait masalah tersebut dengan cara serta sumber daya yang cocok dengan negaranya.
""Tidak seperti lomba lain yang memiliki tema khusus, ajang ini membebaskan topik penelitian dari dari para ilmuwan muda yang bertanding,"" katanya.
Dia menyebutkan akan ada enam kategori penelitian yang dipertandingkan, yakni fisika teori, fisika terapan, matematika, ilmu komputer, ilmu lingkungan dan sains kehidupan.
Syailendra menjelaskan presentasi hasil penelitian tersebut diadakan selama 10 menit, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dengan para juri internasional selama lima menit.
""Semua kegiatan akan dilakukan secara tertutup dalam bahasa Inggris,"" katanya.
Dia berharap tim Indonesia bisa menampilkan yang terbaik dan mengulang kesuksesan pada 2009 yang dinotbatkan sebagai peraih medali emas terbanyak.
""Ajang ini spesial karena kedua kalinya Indonesia sebagai tuan rumah tepat pada hari peringatan ICYS ke-20,"" katanya.
Syailendra berharap ajang tersebut membangkitkan semangat riset anak-anak muda Indonesia melalui kompetisi bergengsi yang melibatkan 182 peserta dari 23 negara Asia dan Eropa. "
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





