News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Perusahaan raksasa mesin pencari, Google membantah telah menabrak mati seekor keledai di Botswana saat mobil pemetaan (Street View) melakukan pengambilan gambar.
Dilansir Orange.co.uk, Sabtu 19 Januari 2013, Google mengeluarkan bantahan setelah muncul gambar di internet soal seekor hewan yang terbaring di jalanan tanah.
Para pengguna web menuduh Google melakukan tabrak lari. Setelah melindas keledai itu, tim Google meninggalkannya dalam kondisi mati.
Tuduhan itu buru-buru dibantah oleh perusahaan yang berbasis California itu. Mereka menyatakan keledai itu mungkin menikmati 'mandi' debu ketika mobil Street View mendekat.
Serangkaian gambar dikeluarkan Google untuk menunjukkan keledai itu berdiri ketika mobil sudah lewat.
""Selama 24 jam terakhir, perhatian anggota masyarakat dan media yang berspekulasi soal nasib seekor keledai yang terlihat dari Street View di daerah Kweneng Botswana,"" kata manajer produk Google Kei Kawai.
Menurutnya karena citra 360-derajat disatukan, tampak seperti Street View melakukan tabrak lari dan meninggalkan binatang tak bersalah terdampar di jalan. ""Kami senang mengonfirmasi keledai masih hidup dan sehat,"" ujarnya."
Dilansir Orange.co.uk, Sabtu 19 Januari 2013, Google mengeluarkan bantahan setelah muncul gambar di internet soal seekor hewan yang terbaring di jalanan tanah.
Para pengguna web menuduh Google melakukan tabrak lari. Setelah melindas keledai itu, tim Google meninggalkannya dalam kondisi mati.
Tuduhan itu buru-buru dibantah oleh perusahaan yang berbasis California itu. Mereka menyatakan keledai itu mungkin menikmati 'mandi' debu ketika mobil Street View mendekat.
Serangkaian gambar dikeluarkan Google untuk menunjukkan keledai itu berdiri ketika mobil sudah lewat.
""Selama 24 jam terakhir, perhatian anggota masyarakat dan media yang berspekulasi soal nasib seekor keledai yang terlihat dari Street View di daerah Kweneng Botswana,"" kata manajer produk Google Kei Kawai.
Menurutnya karena citra 360-derajat disatukan, tampak seperti Street View melakukan tabrak lari dan meninggalkan binatang tak bersalah terdampar di jalan. ""Kami senang mengonfirmasi keledai masih hidup dan sehat,"" ujarnya."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





