News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) London - Google Glass, perangkat kacamata canggih besutan Google kini menjadi buah bibir di AS, khususnya di kalangan penggandrung gadget dan teknologi.
Di Indonesia, perangkat ini masih di awang-awang, hanya bisa membaca berita terbarunya di internet, atau menyempatkan mampir ke YouTube untuk melihat wujudnya.
Memang, Google sampai saat ini belum mau meluncurkan kacamata canggihnya itu. Konon, perangkat ini masih berupa prototipe dan membutuhkan penyempurnaan.
Tapi, Kevin Smith ingin berbagi pengalaman dengan Anda. Pada akhir pekan lalu, jurnalis dari Business Insider ini menghadiri konferensi SXSW Interactive di Austin, Texas-AS. Di sana, dia berkesempatan mencicipi gadget generasi depan Google, Google Glass.
""Pengalaman yang sangat menarik. Bingkainya tidak terasa berat di muka, bahkan saya tidak merasa ada perbedaan dengan kacamata yang biasa saya pakai sehari-hari,"" ujar Smith, dilansir Business Insider, 13 Maret 2013.
Dia menjelaskan, Glass terbuat dari metal, sehingga boleh dibilang tahan banting. Bisa dibengkokkan dan diputar, tidak ada masalah. ""Saya berharap banyak untuk modifikasi desainnya. Masih agak kaku. Mungkin karena prototipe. Saya harap, nanti Glass bisa lebih rapi dan lebih tidak terlihat,"" terangnya."
Di Indonesia, perangkat ini masih di awang-awang, hanya bisa membaca berita terbarunya di internet, atau menyempatkan mampir ke YouTube untuk melihat wujudnya.
Memang, Google sampai saat ini belum mau meluncurkan kacamata canggihnya itu. Konon, perangkat ini masih berupa prototipe dan membutuhkan penyempurnaan.
Tapi, Kevin Smith ingin berbagi pengalaman dengan Anda. Pada akhir pekan lalu, jurnalis dari Business Insider ini menghadiri konferensi SXSW Interactive di Austin, Texas-AS. Di sana, dia berkesempatan mencicipi gadget generasi depan Google, Google Glass.
""Pengalaman yang sangat menarik. Bingkainya tidak terasa berat di muka, bahkan saya tidak merasa ada perbedaan dengan kacamata yang biasa saya pakai sehari-hari,"" ujar Smith, dilansir Business Insider, 13 Maret 2013.
Dia menjelaskan, Glass terbuat dari metal, sehingga boleh dibilang tahan banting. Bisa dibengkokkan dan diputar, tidak ada masalah. ""Saya berharap banyak untuk modifikasi desainnya. Masih agak kaku. Mungkin karena prototipe. Saya harap, nanti Glass bisa lebih rapi dan lebih tidak terlihat,"" terangnya."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





