News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Menjelang penyelenggaraan Konferensi pengembang Google I/O besok, Kepala Android Google, Sundar Pichai, mengungkapkan masa depan sistem operasi besutan Google.
Mashable melansir, 14 Mei 2013, Pichai menegaskan dua sistem operasi yang dimiliki Google, Android dan Chrome, tidak akan digabung dalam waktu dekat ini.
""Dalam jangka pendek, tidak ada perubahan. Semua berjalan sendiri-sendiri. Dalam jangka panjang, komputasi sendiri yang akan mendikte perubahannya,"" kata Pichai dalam wawancara dengan Wired.
Suksesor Andy Rubin ini sebelumnya sudah mengatakan beberapa kali bahwa peluang penggabungan dua sistem operasi tetap ada, namun ia enggan menentukan kapan akan terjadi.
""Pada browser, kami berbagi banyak hal. Kami akan melakukannya lebih banyak lagi. Dan, mungkin jawabannya, kedua sistem operasi nanti bisa lebih sinergis,"" kata Pichai.
Mengenai apa yang akan ditampilkan dalam konferensi Google besok, The Verge melansir, Pichai hanya mengatakan acara itu akan berbeda. Ia hanya menyiratkan, bahwa Google tidak banyak meluncurkan produk peranti keras ataupun sistem operasi baru.
""Pada konferensi itu, kami ingin berbagi banyak tentang tren teknologi dan pengembangan Google ke depan,"" ujarnya.
Soal peranti keras, Pichai menegaskan, bahwa proyek peranti keras yang dilakukan Google adalah untuk mendorong ekosistem ke depan.
Sebagaimana diketahui, sejauh ini Google telah mengeluarkan dua peranti keras, tablet Nexus dan laptop Chromebook."
Mashable melansir, 14 Mei 2013, Pichai menegaskan dua sistem operasi yang dimiliki Google, Android dan Chrome, tidak akan digabung dalam waktu dekat ini.
""Dalam jangka pendek, tidak ada perubahan. Semua berjalan sendiri-sendiri. Dalam jangka panjang, komputasi sendiri yang akan mendikte perubahannya,"" kata Pichai dalam wawancara dengan Wired.
Suksesor Andy Rubin ini sebelumnya sudah mengatakan beberapa kali bahwa peluang penggabungan dua sistem operasi tetap ada, namun ia enggan menentukan kapan akan terjadi.
""Pada browser, kami berbagi banyak hal. Kami akan melakukannya lebih banyak lagi. Dan, mungkin jawabannya, kedua sistem operasi nanti bisa lebih sinergis,"" kata Pichai.
Mengenai apa yang akan ditampilkan dalam konferensi Google besok, The Verge melansir, Pichai hanya mengatakan acara itu akan berbeda. Ia hanya menyiratkan, bahwa Google tidak banyak meluncurkan produk peranti keras ataupun sistem operasi baru.
""Pada konferensi itu, kami ingin berbagi banyak tentang tren teknologi dan pengembangan Google ke depan,"" ujarnya.
Soal peranti keras, Pichai menegaskan, bahwa proyek peranti keras yang dilakukan Google adalah untuk mendorong ekosistem ke depan.
Sebagaimana diketahui, sejauh ini Google telah mengeluarkan dua peranti keras, tablet Nexus dan laptop Chromebook."
- 1Soal Dana Nasabah Hilang, Ini Kata BRI
- 2Jakarta Tak Diguyur Hujan Deras pada 12 Januari, Ini Penjelasan BMKG
- 3Andal Software luncurkan Andal PayMaster 2016
- 4Apple resmi rilis iPhone 6S dan iPhone 6S Plus
- 5Google Maps kini beri petunjuk layaknya orang Indonesia
- 6Google luncurkan dan perbaharui aplikasi Street View





