News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Supermentor Peter F Gontha
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - Setelah sukses digelar SUPERMENTOR Sandi minggu lalu, kini kembali SUPERMENTOR diadakan dengan mengundang Mentor Peter F. Gontha di Grand Hyatt Hotel Jakarta Pusat. Program SUPERMENTOR ini adalah program atas inisiasi Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal untuk menularkan resep-resep sukses dalam hidup.
Bagi Dino, orang yang memiliki mentor adalah orang yang beruntung karena ia memiliki seseorang yang membantu membentuk masa depannya. Karena dapat menghemat banyak waktu dalam mempelajari sesuatu. Dengan adanya SUPERMENTOR diharapkan para Mentor dapat membagikan resep sukses yang telah mereka raih kepada pemuda-pemudi saat ini sebagai pemimpin masa depan.
Menurut Peter,permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia adalah kecenderungan mengajarkan teori. “Murid-murid hanya belajar berdasarkan text book saja. Berbeda dengan negara maju lainnya dimana pendidikan juga fokus pada praktek-praktek di lapangan, di Indonesia pelajaran yang dipelajari murid-murid terlalu luas sehingga membebani anak-anak. Maka dari itu anak-anak harus memiliki mentor yang dapat membantu mereka fokus dalam membentuk masa depan mereka”
“To be successful, you need to focus on one thing, tidak perlu mengerjakan semuanya.” Lanjut Peter. “Dalam mengambil keputusan, kita harus cepat supaya tidak keduluan oleh orang lain. Untuk itu kita harus dapat membaca situasi dengan baik dan memiliki jawaban terhadapsetiap tantangan ataupun masalah yang kita hadapi.”
“People have a short memory. Selalu berada dalam perbatasan antara boleh dan tidak boleh. Kalau selalu mengambil jalan aman, kalian tidak akan pernah maju. Tapi kalau selalu di tempat krisis, kalian juga tidak akan maju. Oleh karena itu harus selalu pandai memilih. Do someone else a favorjuga merupakan resep untuk memperbanyak teman dan memperluas network yang pada akhirnya akan memudahkan jalan ketika kita mengerjakan sesuatu.
Pelajaran yang dibagikan oleh Peter adalah “Be there at the right time, at the right place. But if you are there, please take maximum advantage of your time” ujar Peter.
Bagi Dino, orang yang memiliki mentor adalah orang yang beruntung karena ia memiliki seseorang yang membantu membentuk masa depannya. Karena dapat menghemat banyak waktu dalam mempelajari sesuatu. Dengan adanya SUPERMENTOR diharapkan para Mentor dapat membagikan resep sukses yang telah mereka raih kepada pemuda-pemudi saat ini sebagai pemimpin masa depan.
Menurut Peter,permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia adalah kecenderungan mengajarkan teori. “Murid-murid hanya belajar berdasarkan text book saja. Berbeda dengan negara maju lainnya dimana pendidikan juga fokus pada praktek-praktek di lapangan, di Indonesia pelajaran yang dipelajari murid-murid terlalu luas sehingga membebani anak-anak. Maka dari itu anak-anak harus memiliki mentor yang dapat membantu mereka fokus dalam membentuk masa depan mereka”
“To be successful, you need to focus on one thing, tidak perlu mengerjakan semuanya.” Lanjut Peter. “Dalam mengambil keputusan, kita harus cepat supaya tidak keduluan oleh orang lain. Untuk itu kita harus dapat membaca situasi dengan baik dan memiliki jawaban terhadapsetiap tantangan ataupun masalah yang kita hadapi.”
“People have a short memory. Selalu berada dalam perbatasan antara boleh dan tidak boleh. Kalau selalu mengambil jalan aman, kalian tidak akan pernah maju. Tapi kalau selalu di tempat krisis, kalian juga tidak akan maju. Oleh karena itu harus selalu pandai memilih. Do someone else a favorjuga merupakan resep untuk memperbanyak teman dan memperluas network yang pada akhirnya akan memudahkan jalan ketika kita mengerjakan sesuatu.
Pelajaran yang dibagikan oleh Peter adalah “Be there at the right time, at the right place. But if you are there, please take maximum advantage of your time” ujar Peter.
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





