News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Antrean kendaraan akibat kecelakaan beruntun
(IANnews.id) Jakarta - Lima
kendaraan mengalami kecelakaan beruntun di KM 2+600 Tol Kebon Jeruk arah
Tangerang, Senin 23 Juni 2014. Akibat kecelakaan itu, kemacetan panjang
terjadi.
Ferdi, salah satu perugas opertor Jasa Marga, mengatakan hingga kini kendaraan yang terlibat kecelakaan masih dalam proses evakuasi. "Yang mengakibatkan kemacetan panjang karena terhalang oleh petugas yang mengevakuasi," ujar Ferdi.
Ferdi menjelaskan, kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni truk Fuso, Avanza, truk tangki LPG, bus dan minubus ELF. Peristiwa ini bermula saat truk Fuso mengalami gangguan di lajur tiga, kemudian ditabrak oleh bus dan selanjutnya kendaraan yang dibelakangnya ikut menabrak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, untuk ekor kemacetan, kata Ferdi sudah terjadi hingga Senayan. "Kurang lebih macetnya sudah hingga Senayan di KM 9. Sekarang petugas sudah mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang," kata Ferdi.
Sementara itu, akibat kecelakaan ini, peugas juga tidak memberlakukan sistem contra flow (lawan arus), yang biasanya diterapkan untuk mengurangi volume kendaraan.
Ferdi, salah satu perugas opertor Jasa Marga, mengatakan hingga kini kendaraan yang terlibat kecelakaan masih dalam proses evakuasi. "Yang mengakibatkan kemacetan panjang karena terhalang oleh petugas yang mengevakuasi," ujar Ferdi.
Ferdi menjelaskan, kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni truk Fuso, Avanza, truk tangki LPG, bus dan minubus ELF. Peristiwa ini bermula saat truk Fuso mengalami gangguan di lajur tiga, kemudian ditabrak oleh bus dan selanjutnya kendaraan yang dibelakangnya ikut menabrak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, untuk ekor kemacetan, kata Ferdi sudah terjadi hingga Senayan. "Kurang lebih macetnya sudah hingga Senayan di KM 9. Sekarang petugas sudah mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang," kata Ferdi.
Sementara itu, akibat kecelakaan ini, peugas juga tidak memberlakukan sistem contra flow (lawan arus), yang biasanya diterapkan untuk mengurangi volume kendaraan.
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





