News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Joko Widodo
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo siang ini mendatangi gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/3). Apa maksud kunjungan calon presiden yang diusung PDIP tersebut?
"Kita berbicara mengenai pendidikan dan kesehatan yang ada di DKI. Muhammadiyah kan punya banyak sekolah, dari mulai SD sampai universitas, rumah sakit juga banyak," kata Jokowi usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, selama sekitar 45 menit.
Selain membahas mengenai persoalan Jakarta, Jokowi juga mengaku mereka membahas isu lain yang memiliki konteks lebih luas. Namun, dia enggan menjelaskan, apa isu lain yang dia maksud tersebut. Meski demikian, Jokowi mengelak jika dikatakan pertemuan kali ini memiliki agenda khusus terkait pencapresannya.
Sementara, Din mengatakan bahwa Jokowi memang memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah sejak di Solo. Meski demikian, ia membantah jika Muhammadiyah akan memberikan dukungan penuh pada Jokowi dalam pilpres.
"Muhammadiyah tidak berafilisasi dengan partai apa pun. Kami sepenuhnya menyerahkan pada warga Muhammadiyah," kata dia.
"Kita berbicara mengenai pendidikan dan kesehatan yang ada di DKI. Muhammadiyah kan punya banyak sekolah, dari mulai SD sampai universitas, rumah sakit juga banyak," kata Jokowi usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, selama sekitar 45 menit.
Selain membahas mengenai persoalan Jakarta, Jokowi juga mengaku mereka membahas isu lain yang memiliki konteks lebih luas. Namun, dia enggan menjelaskan, apa isu lain yang dia maksud tersebut. Meski demikian, Jokowi mengelak jika dikatakan pertemuan kali ini memiliki agenda khusus terkait pencapresannya.
Sementara, Din mengatakan bahwa Jokowi memang memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah sejak di Solo. Meski demikian, ia membantah jika Muhammadiyah akan memberikan dukungan penuh pada Jokowi dalam pilpres.
"Muhammadiyah tidak berafilisasi dengan partai apa pun. Kami sepenuhnya menyerahkan pada warga Muhammadiyah," kata dia.
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





