News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Perbaikan jaringan listrik PLN
(IANnews.id) Jakarta - Proyek pembangunan transportasi Mass Rapid Transit (MRT) telah dimulai sejak 10 Oktober 2013. Setelah lima bulan berselang, sudah sejauh apa pembangunan proyek tersebut?
Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami mengatakan, pengerjaan MRT saat ini telah memasuki tahap penguatan dinding tanah (retaining wall) di sepanjang jalur MRT bawah tanah. Tujuannya agar tanah di atas tidak ambles saat dilakukan pengeboran.
Menurut Dono, demi membuat jalur MRT bawah tanah, pihaknya terpaksa membongkar gardu milik PLN. Sebab, jika tidak dibongkar, gardu dapat menghambat ruang gerak alat berat yang akan mengebor tanah.
"Kerja kita bisa lebih intensif kalau gardu PLN sudah dibongkar," kata Dono di lokasi pembangunan MRT di Dukuh Atas, Selasa (25/3). Di lokasi tersebut juga ada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sedang mengecek progres pembangunan MRT.
Secara umum, kata Dono, program pembangunan MRT sejauh ini sudah sesuai dengan target. Dia pun optimistis, MRT akan rampung tepat waktu.
MRT akan dibangun dengan dua tahap. Tahap pertama yang sedang dikerjakan saat ini yaitu Lebak Bulus - Bundaran HI. Tahap kedua akan dibangun dari Bundaran HI - Kampung Bandan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami mengatakan, pengerjaan MRT saat ini telah memasuki tahap penguatan dinding tanah (retaining wall) di sepanjang jalur MRT bawah tanah. Tujuannya agar tanah di atas tidak ambles saat dilakukan pengeboran.
Menurut Dono, demi membuat jalur MRT bawah tanah, pihaknya terpaksa membongkar gardu milik PLN. Sebab, jika tidak dibongkar, gardu dapat menghambat ruang gerak alat berat yang akan mengebor tanah.
"Kerja kita bisa lebih intensif kalau gardu PLN sudah dibongkar," kata Dono di lokasi pembangunan MRT di Dukuh Atas, Selasa (25/3). Di lokasi tersebut juga ada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sedang mengecek progres pembangunan MRT.
Secara umum, kata Dono, program pembangunan MRT sejauh ini sudah sesuai dengan target. Dia pun optimistis, MRT akan rampung tepat waktu.
MRT akan dibangun dengan dua tahap. Tahap pertama yang sedang dikerjakan saat ini yaitu Lebak Bulus - Bundaran HI. Tahap kedua akan dibangun dari Bundaran HI - Kampung Bandan.
Berita Terkait
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





