News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Wanita Ini Siap Lakukan Misi 'Berani Mati' ke Mars
Rabu,2013-06-12,09:33:17
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Namanya Valentina Tereshkova. Dia adalah wanita pertama yang menyatakan siap melakukan perjalanan ruang angkasa ke planet Mars.
Tak tanggung-tanggung, wanita berusia 76 tahun itu juga menyanggupi walau hanya melakukan penerbangan sekali jalan alias berani mati, melansir Mars Daily, 11 Juni 2013.
""Mars adalah planet favorit saya sejak masih kecil,"" kata Tereshkova, saat jumpa pers di Zvyozdny Gorodok, pusat pelatihan kosmonot, di Moskow.
Saat ini, dia merasa telah menjadi bagian dari kelompok yang mempelajari kemungkinan adanya kehidupan di planet Merah.
""Kita tahu batas-batas kemampuan manusia. Terbang ke Mars memang masih sebatas mimpi. Tapi, untuk mengetahui kehidupan di Mars adalah dengan melakukan penerbangan ke sana. Dan, saya siap melakukannya,"" tegas wanita berdarah Rusia itu.
Tereshkova telah menjadi pahlawan nasional sejak berumur 26 tahun. Penghargaan itu disematkan padanya pasca melakukan penerbangan antariksa di tahun 1963.
![]()
Pada saat itu, Tereshkova menjalankan misi bernama Chaika (Seagull) selama tiga hari mengelilingi Bumi sebanyak 48 kali.
Rusia pun akan merayakan peringatan 50 tahun penerbangan bersejarah Tereshkova pada 16 Juni nanti. "
Tak tanggung-tanggung, wanita berusia 76 tahun itu juga menyanggupi walau hanya melakukan penerbangan sekali jalan alias berani mati, melansir Mars Daily, 11 Juni 2013.
""Mars adalah planet favorit saya sejak masih kecil,"" kata Tereshkova, saat jumpa pers di Zvyozdny Gorodok, pusat pelatihan kosmonot, di Moskow.
Saat ini, dia merasa telah menjadi bagian dari kelompok yang mempelajari kemungkinan adanya kehidupan di planet Merah.
""Kita tahu batas-batas kemampuan manusia. Terbang ke Mars memang masih sebatas mimpi. Tapi, untuk mengetahui kehidupan di Mars adalah dengan melakukan penerbangan ke sana. Dan, saya siap melakukannya,"" tegas wanita berdarah Rusia itu.
Tereshkova telah menjadi pahlawan nasional sejak berumur 26 tahun. Penghargaan itu disematkan padanya pasca melakukan penerbangan antariksa di tahun 1963.
Pada saat itu, Tereshkova menjalankan misi bernama Chaika (Seagull) selama tiga hari mengelilingi Bumi sebanyak 48 kali.
Rusia pun akan merayakan peringatan 50 tahun penerbangan bersejarah Tereshkova pada 16 Juni nanti. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





