News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"3 Tahun Lagi, Bisnis Startup Meledak Di Indonesia"
Selasa,2013-06-11,15:40:54
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Perkembangan industri kreatif digital Indonesia begitu dinamis. Dalam iklim seperti ini, dibutuhkan pegiat industri yang tangguh dan dukungan dari pemerintah.
Saat ini, menurut Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bisnis startup lokal di Indonesia memang sedang tumbuh pesat. Untuk itu, perlu mendapat sokongan dari pemerintah dalam mengembangkannya.
""Dukungan dari pemerintah Indonesia adalah dengan membuat program-program yang mempertemukan antara bisnis startup kecil, besar, dan para investor,"" ujar Mari Elka Pangestu, di acara IDByte 2013, di @america, Jakarta, 11 Juni 2013.
Dia menambahkan, program-program itu ada yang dilakukan pemerintah sendiri maupun bekerja sama dengan pihak luar, seperti salah satunya IDByte 2013.
""Saat ini, kami sedang memikirkan cara untuk menggaet investor dan mempelajari regulasi yang akan dibuat oleh pemerintah,"" ujar Mari Elka.
Sisi regulasi yang dimaksud adalah untuk membuka jalan bagi bisnis startup yang masih sulit mendapatkan modal dari sektor perbankan. Lumrah, karena sektor perbankan belum memiliki pengetahuan mendalam tentang bisnis digital.
""Kami sudah membicarakan dan memberikan pengetahuan kepada Bank Indonesia dan perbankan mengenai potensi bisnis digital di Indonesia,"" tutur Mari Elka Pangestu. ""Jadi, ini hanya soal waktu.""
Angel Investor
Senada dengan Mari Elka, Founder dan Chairman Bubu Shinta Dhanuwardoyo mengatakan, saat ini investor dari luar negeri masih bingung menanamkan modalnya di bisnis digital Indonesia.
""Semua elemen dari pemerintah, pebisnis, dan investor, harus duduk bersama membicarakan masalah ini,"" kata Shinta.
Dia mengatakan, investor dalam bisnis digital, dalam hal ini startup, lebih baik dilakukan oleh angel investor (investor perorangan), karena mereka lebih mengerti perkembangan startup yang ada di Tanah Air.
""Jika semua masalah itu bisa ditangani, saya yakin tiga-lima tahun ke depan bisnis startup akan booming di sini (Indonesia),"" kata Shinta. "
Saat ini, menurut Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bisnis startup lokal di Indonesia memang sedang tumbuh pesat. Untuk itu, perlu mendapat sokongan dari pemerintah dalam mengembangkannya.
""Dukungan dari pemerintah Indonesia adalah dengan membuat program-program yang mempertemukan antara bisnis startup kecil, besar, dan para investor,"" ujar Mari Elka Pangestu, di acara IDByte 2013, di @america, Jakarta, 11 Juni 2013.
Dia menambahkan, program-program itu ada yang dilakukan pemerintah sendiri maupun bekerja sama dengan pihak luar, seperti salah satunya IDByte 2013.
""Saat ini, kami sedang memikirkan cara untuk menggaet investor dan mempelajari regulasi yang akan dibuat oleh pemerintah,"" ujar Mari Elka.
Sisi regulasi yang dimaksud adalah untuk membuka jalan bagi bisnis startup yang masih sulit mendapatkan modal dari sektor perbankan. Lumrah, karena sektor perbankan belum memiliki pengetahuan mendalam tentang bisnis digital.
""Kami sudah membicarakan dan memberikan pengetahuan kepada Bank Indonesia dan perbankan mengenai potensi bisnis digital di Indonesia,"" tutur Mari Elka Pangestu. ""Jadi, ini hanya soal waktu.""
Angel Investor
Senada dengan Mari Elka, Founder dan Chairman Bubu Shinta Dhanuwardoyo mengatakan, saat ini investor dari luar negeri masih bingung menanamkan modalnya di bisnis digital Indonesia.
""Semua elemen dari pemerintah, pebisnis, dan investor, harus duduk bersama membicarakan masalah ini,"" kata Shinta.
Dia mengatakan, investor dalam bisnis digital, dalam hal ini startup, lebih baik dilakukan oleh angel investor (investor perorangan), karena mereka lebih mengerti perkembangan startup yang ada di Tanah Air.
""Jika semua masalah itu bisa ditangani, saya yakin tiga-lima tahun ke depan bisnis startup akan booming di sini (Indonesia),"" kata Shinta. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





